29 April 2021

Sayuran untuk penderita asam urat

Sayuran penurun asam urat tinggi 
Sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk tubuh. Ada beberapa jenis sayuran yang memiliki khasiat menurunkan asam urat tinggi, berikut uraiannya. 

1. Seledri

Seledri mengandung provitamin A, vitamin C, B, Kalsium, Fosfor, Natrium, Magnesium, dan Kalium. Seledri juga memiliki sifat farmakologis diuretik. 

Seledri mampu menurunkan kadar asam urat melalui urin. Asal tahu saja, masyarakat Jepang kerab mengonsumsi jus seledri untuk menyembuhkan rematik dan asam urat. 

2. Tomat dan mentimun

Melansir dari Kompas.com, tomat dan mentimun kaya akan antioksidan yang bermanfaat mengontrol kadar asma urat dalam darah. 

3. Kentang 

Melansir dari Sajiansedap.grid.id, kentang memiliki efek farmakologis antiradang. Selain itu, kentang mengandung vitamin B6 yang bisa meredakan nyeri dan bengkak akibat asam urat. 

4. Brokoli 

Brokoli mengandung vitamin C yang bermanfaat menurunkan dan mengontrol asam urat dalam darah. 

Anda bisa memilih salah satu dari sederet sayuran di atas untuk dikonsumsi secara rutin, agar kadar asam urat mendekati nilai normal. 

https://kesehatan.kontan.co.id/news/4-sayuran-yang-efektif-menurunkan-asam-urat-tinggi

28 April 2021

Ayat Kursi dan fungsinya

*MUTIARA SUBUH* 
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarohkatuh 

_*🗣KAPAN WAKTU UTAMA AYAT KURSI DIBACA..?*_

Bismillahirrahmanirrahiim...
Kita pasti tahu AYAT KURSI adalah ayat yang paling agung di dalam Al-Quran. Tepatnya pada surah Al-Baqarah ayat 255.

_✅️Keutamaan *AYAT KURSI* yang pertama adalah ayat ini merupakan *AYAT YANG PALING AGUNG* dalam kitab Al-Qur’an. Keagungan ayat ini tergambar pada pertanyaan yang pernah diajukan oleh *Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ubay bin Ka’ab.*_

“Ayat mana yang paling agung dalam kitabullah?” Ubay menjawab, “Ayat kursi.” Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menepuk dada Ubay kemudian berkata, “Wahai Abu Mundzir, semoga engkau berbahagia dengan ilmu yang engkau miliki.” (HR. Muslim).

_👍Keutamaan ayat kursi yang agung ini disebabkan karena di dalamnya terdapat nama Allah SWT yang sangat agung, yakni Al Hayyu dan Al Qayyum._

*✅Ayat kursi bisa diamalkan kapan saja sesuai yang diinginkan.* Namun siapa sangka ternyata ayat ini mempunyai waktu-waktu tertentu yang baik untuk diamalkan. 

*👉Berikut ini tiga waktu utama dalam mengamalkan ayat kursi:*

*✅1. Anjuran yang pertama yaitu setelah menunaikan shalat lima waktu :*

*↗️Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:*
“Siapa membaca ayat kursi setiap selesai salat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian,” (HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram). Maksudnya, tidak ada yang menghalanginya masuk surga ketika mati.

Berdasarkan hadits tersebut dijelaskan bahwa tidak akan ada yang menghalanginya masuk surga bagi siapa yang mengamalkan ayat kursi semasa hidupnya setelah salat lima waktu kecuali kematian.

*✅2. Anjuran yang kedua yaitu membacanya pada saat menjelang tidur :*

*↗️"Barangsiapa membaca ayat kursi ketika hendak berbaring ditempat tidurnya,* niscaya ia senantiasa mendapatkan penjagaan dari Allah sehingga syaitan tiada bisa mendekatinya sampai pagi. (HR. Bukhari)

*✅3. Anjuran yang terakhir yaitu pada saat dzikir pagi dan petang :*

*↗️Mengenai orang yang membaca ayat kursi di pagi dan petang hari, dari Ubay bin Ka’ab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :*
“Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Al Hakim 1: 562. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 655)

*↗️Apa sebab ayat kursi lebih agung? Imam Nawawi menyebutkan :*
Para ulama berkata bahwa hal itu dikarenakan di dalamnya terdapat nama dan sifat Allah yang penting yaitu sifat ilahiyah, wahdaniyah (keesaan), sifat hidup, sifat ilmu, sifat kerajaan, sifat kekuasaan, sifat kehendak. Itulah tujuh nama dan sifat dasar yang disebutkan dalam ayat kursi. (Syarh Shahih Muslim, 6: 85)

_🤲Semoga bermanfaat Amin

17 April 2021

qunut bulan Ramadhan

Bacaan Doa Qunut Witir di Bulan Ramadhan: Arab, Latin, & Artinya

Dalam mazhab Syafi'i, doa qunut witir dibaca dalam rakaat terakhir salat witir, terutama dalam paruh kedua bulan Ramadan.
   
umat Islam disunahkan untuk menggelar salat tarawih 20 rakaat yang ditutup dengan salat witir sebanyak 3 rakaat. 
Ketika mengerjakan salat witir, terutama pada separuh akhir Ramadan, disunahkan untuk membaca doa qunut, yaitu dalam rakaat terakhir salat witir.

tiga macam qunut, pertama adalah doa qunut nazilah, yang diucapkan ketika ada peristiwa atau musibah besar yang menimpa. Doa ini dibaca setelah rukuk (iktidal) dalam rakaat terakhir salat.

Doa qunut kedua adalah qunut salat subuh, yang dikerjakan dalam rakaat kedua salat subuh. Terdapat perbedaan pandangan tentang qunut subuh ini. Mazhab Syafi'i menghukumi qunut subuh sebagai sunah ab'adl, jika terlupa disunahkan sujud sahwi. Sedangkan dalam mazhab Maliki qunut subuh sunah, tetapi dibaca pelan. Dalam mahzab Hanafi dan Hambali, qunut subuh tidak disunahkan.


Terakhir, doa qunut salat witir. Terkait doa ini, menurut pengikut Imam Syafii, qunut ini dilakukan pada akhir salat witir setelah rukuk, terutama dalam paruh kedua bulan Ramadan. Menurut mazhab Hambali, qunut ini dikerjakan setelah rukuk, sedangkan menurut mazhab Malikiyah, qunut jenis ini tidak disunahkan. Sementara itu, pengikut mazhab Hanafiyah berpendapat qunut witir dilakukan dalam rakaat ketiga setiap salat sunah, sebelum rukuk.

Pendapat mazhab Hambali, qunut witir dilakukan sepanjang tahun, atau tidak hanya pada separuh akhir bulan Ramadan. Dasarnya adalah hadis "Sesungguhnya Rasulullah melakukan witir lalu melakukan qunut sebelum rukuk." (H.R Ibnu Majah).

Hukum Qunut Witir Menurut Mazhab Syafi'i
Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan Witir lalu melakukan qunut sebelum ruku`. [HR Ibnu Mâjah, dan dishahîhkan Syaikh al-Albâni dalam Irwa` al-Ghalil 2/167, hadits no. 426].
Referensi: https://almanhaj.or.id/2592-bagaimana-qunut-witir-dilakukan.html

Bagi mazhab Syafi'i, rujukan pengucapan doa qunut salat witir adalah pendapat Imam Nawawi dalam Al-Adzkar. Menurut beliau, qunut salat witir dalam separuh akhir Ramadan hukumnya sunah, "Menurut kami, disunahkan qunut di akhir witir pada separuh akhir Ramadan. Ada juga dari kalangan kami (Syafi’iyah) yang berpendapat, disunahkan qunut sepanjang Ramadan."

Dikutip dari artikel "Ini Hukum Qunut Witir Setelah Separuh Ramadhan" dalam laman NU Online, membaca qunut saat salat witir sendiri dilakukan oleh para sahabat Nabi Muhammad saw. Mereka di antaranya adalah Ubay Ibn Ka’ab dan Umar Ibn Khatab. Para sahabat ini membaca qunut di akhir salat witir setelah separuh Ramadan.

Tata Cara Doa Qunut Salat Witir
Doa qunut salat witir dilakukan ketika rakat terakhir salat tersebut, tepatnya setelah rukuk (iktidal) dan sebelum sujud pertama dalam rakaat itu. Ketika membaca doa qunut ini, kedua telapak tangan diangkat.

Berikut bacaan doa qunut witir bahasa Arab, latin, beserta artinya.

اَللّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، وَاسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdini fiiman hadayt(a) wa ‘aafinii fiiman ‘aafayt(a) wa tawallanii fiiman tawallayt(a) wa baariklii fiiman a’thoyt(a) waqinii syarro maa qodhoyt(a) wallaa yuqdhoo ‘alaik(a) wa innahu laa yadzillu man waalayt(a) walaa ya’izzu man ‘aadayt(a) tabaarakta robbanaa wa ta’aalayt(a) wa astagfiruka wa atuubu ilaik(a), wa shallallâhu ‘alâ sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam."

Artinya:

"Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana Engkau memberikan petunjuk (kepada selainku), berilah keselamatan sebagaimana Engkau memberikan keselamatan (kepada selainku), rawatlah aku sebagaimana Engkau merawat orang lain, berilah keberkahan kepadaku pada semua pemberian-Mu, lindungilah aku dari kejelekan takdir-Mu, sesungguhnya Engkau menakdirkan dan tidak ditakdirkan, dan sesungguhnya tidak terhinakan orang yang menjadikan Engkau sebagai wali, dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau, wahai Rabb kami. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan, aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya."

tirto.id

24 Maret 2021

Keramat KH Kholil Bangkalan

*RAHASIA MBAH HASYIM NGAJI 120 TAHUN; 40 TAHUN DENGAN IMAM BUKHARI, 40 TAHUN DENGAN IMAM SYAFI'I, 40 TAHUN DENGAN IMAM JUNAIDI DAN IMAM GHAZALI*
________________________________

Ketika Mbah Hasyim nyantri di Bangkalan beliau diberi tugas mengurusi kuda milik Mbah Kholil hingga kesempatan untuk ngajipun tidak banyak. Suatu hari Mbah Kholil kedatangan tamu dari Jawa dan kebetulan dia seorang Kyai namun santrinya tak sampai ratusan hanya puluhan saja. Setelah tamu ditanya keperluannya apa, lalu tamu tersebut mengutarakan keperluannya kepada Mbah Kholil.

Tamu: “Mbah Kholil, saya datang kesini kyai pertama niat silaturahmi dan yang kedua saya hendak menikahkan putri saya berhubung dia sudah dewasa kiranya patut saya carikan jodoh apalagi usia saya juga sudah ada di ambang pintu ajal yang tak lama lagi Allah pasti memanggil ruh saya Kyai. Jika ada Kyai, saya mohon petunjuk dan izin Kyai untk mencarikannya”.

Tanpa berfikir panjang Mbah Kholil langsung memanggil Mbah Hasyim yang ada di belakang rumah beliau yang sedang ngurusi kuda. Spontan Mbah Hasyim yang mendengar suara gurunya memanggil langsung lari tunggang langgang menghadap sang guru.
Mbah Hasyim: “Iya Kyai Njenengan manggil saya?”
Mbah Kholil: “Iya”.
Tanpa banyak tanya lagi Mbah Hasyim langsung diam merunduk, lalu Mbah Kholil berkata kepada tamu beliau. Ini dia calon menantumu yang akan meneruskan perjuanganmu. Tamu pun terkejut tegang dan tak habis fikir sambil bergumam dalam hatinya, masa iya sih santri mblasaken seperti ini akan mengurus pesantrenku? Saya tidak yakin bila anak ini banyak ilmunya.
Disisi lain Mbah Hasyim pun terkejut pula sambil begumam dalam hatinya, masa iya ya Mbah Kholil tega akan menjodohkan saya dengan putrinya ulama’ yang begitu mulya dan santrinya banyak nan berwibawa serta alim?
Mbah Kholil lalu menyambung dawuhnya apa yang keduanya pikirkan.

Mbah Kholil: “Sudahlah kamu (tamu) pulang saja dan siapkan selamatannya di rumahmu. Tiga hari lagi aqad nikah dilaksanakan. Dan kamu Hasyim kembali ke belakang!”
Mbah Hasyim pun kembali ke tempat tugasnya dengan hati yang risau, pikiran kacau balau dan perasaan galau, sembari bertanya-tanya dalam hati kecilnya: “Bagaimana saya bisa menjalani ini semua, kenapa guru tidak memberi tau saya sebelumnya atau paling tidak menawarkannya?”
Gundah gulana bimbang ragu dan bingung terus berkecamuk dalam fikiran Mbah Hasyim. Di saat-saat seperti itulah Hidayah Allah ditampakkan. Mbah Hasyim teringat dimana suatu hari saat Mbah Kholil molang kitab beliau Dawuh sederhana saja : “Barang siapa di antara kalian yang ingin tercapai hajatnya maka bacalah sholawat nariyah sebanyak-banyaknya dan pada waktu ijabah sangat dianjurkan yaitu setelah separuh malam hingga menjelang subuh”.
Saat malam kira-kira jam 12 malam, Mbah Hasyim melaksanakan apa yang pernah diucapkan gurunya itu yaitu membaca Shalawat Nariyah sebanyak-banyaknya, dan menjelang Subuh beliau ketiduran dan hal ajaib dimana dalam mimpi tidur sekejapnya beliau bermimpi bertemu Imam al-Bukhari dan mengajarkan kepada beliau hadits shahih selama 40 tahun lamanya, lalu beliau terbangun serta terkejut tidak percaya atas mimpinya itu.

Di malam yang kedua terjadi lagi, dalam mimpinya beliau bertemu Imam as-Syafi’i dan mengajarkan kepada beliau kitab-kitab Fiqih dari bebagai Madzhab yaitu Imam as-Syafi’i sendiri Hanafi Maliki dan Hanbali selama 40 Tahun lamanya.

Dimalam ke tiga beliau bermimpi bertemu dgn Imam al-Ghazali dan Junayd al-Baghdady yang mengajarkan beliau kitab-kitab tasawwuf selama 40 tahun. Setelah beliau bangun, beliau terkejut dan bertanya dalam pikirannya apa makna dari semua mimpi ini.
Keesokan harinya beliau hendak bertanya kepada gurunya namun tidak ada kesempatan karena beliau justru disuruh siap-siap berangkat ke rumah calon mertua untuk melangsungkan aqad nikah.

Lalu keduanya pun berangkat hingga ditempat tujuan langsung dilakukan Aqad Nikah selesai itu Mbah Kholil akan pulang ke Bangkalan. Sepatah katapun tak ada yang keluar terucap dari Mbah Kholil mulai dari Bangkalan hingga sampai di tempat akad pernikahan. Baru Mbah Kholil hendak pulang beliau dawuh kepada Mbah Hasyim lalu kepada mertuanya dan disaksikan banyak santri dan tamu undangan.
Kepada Mbah Kholil: “Hasyim Jangan Nyelewang-Nyeleweng ya! Ibadah ikut yang dicontohkan Nabi melalui ulama’nya dan ikutilah ulama’nya Allah agar selamat, Allah pasti bersamamu.”
Kepada mertua Mbah Hasyim: “Jangan ragu dengan Hasyim dia sudah ngaji 120 tahun lamanya.”

Baik Mbah Hasyim, mertua dan para tamu tidak begitu paham serta kebingungan menafsiri dawuh Mbah Kholil karena mereka pikir ini gak masuk akal kapan ngajinya sampai 120 tahun sementara usia beliau belum sampai 50 tahun. Lalu Mbah Kholilpun balik ke Bangkalan.

Esoknya Mbah Hasyim diuji mertuanya sembari ingin membuktikan se alim apakah menantunya yang dijagokan gurunya itu. Dan beliaupun dengan agak gugup berada di masjid sementara di tempat yang biasa mertuanya duduk sudah disediakan 2 kitab tafsir dan hadits, tanpa ditanya si santripun dan Ustadz memberitahukan batas yang harus diajarkan dan dibaca, nah keajaiban pun dimulai tanpa harus menengok apalagi memegang kitabnya Mbah Hasyim langsung membaca dengan fasih dan hafal diluar kepala serta membahasnya laiknya Masyayikh yang sudah kenyang dengan segudang ilmu, tak satupun ada yang salah.

Ustadz dan santri senior yang tidak yakin dengan kemampuan beliaupun pun menjadi takjub begitupula mertuanya yang mengintip dari celah jendela rumahnya pun ikut takjub.
Dari hari itu hingga seterusnya Mbah Hasyimlah yang molang semua kitab-kitab klasik yang tebal dari berbagai cabang ilmu agama Islam. Itulah beberapa karomah Mbah Kholil kepada Mbah Hasyim dan masih banyak lagi karomah-karomah beliau kepada santri-santri beliau yang lain.
Semoga Allooh Senantiasa Mengalirkan Tetesan-Tetesan Barokah dan Manfaat dari beliau-beliau ini kepada kita dan anak cucu kita sehingga kita tetap berada di jalur ASWAJA.

15 Maret 2021

sarujuk

🚲 *O  J    E    K* 🚲
                                                                         👌 *_NALIKA bus "BAGONG" Blitar-Malang tekan prapatan Garum, banjur diserbu tukang ojek._*

🤷‍♀️ *_"Ojek, Pake ?"_*
👴 *Aku noleh. _Saeba kagetku jebule sing nawani bocah wadon. Umure udakara sepantarane Ayu, anakku sing ragil. Dheweke nggawe jaket kulit warna coklat, ngepres. Ngono isih ditambahi sal biru  sing nggubet ing gulune. Dedege sedheng, bocah wadon kuwi dhuwure udakara 160-an senti. Kanthi ngganggo clana jeans ireng tampilane katon pantes banget._*

🤷‍♀️ *_"Kula betakaken nggih, Pak ...., " clathune banjur ngangkat karton wadah jajan lan buwah gawanku, age-age wanita kuwi marani  "N' MAX" sing diparkir ana  sangisore lampu bangjo. Pas pojok prapatan._*
👴 *_"Endi tukange ojek, Mbak ?"_ takonku.*
🤷‍♀️ *_"Nggih kula piyambak lho, Pak"_*
👴 *_"Hah ??"_*
🤷‍♀️ *_"Wonten menapa, Pak ?"_*

👴 *Aku meneng Mesthi wae semu gumun. _Racake tukang ojek ki priyayi kakung. Iki kok cah wadon, ayu pisan. Pawakane lencir kuning. Nalika bukak maskere sing ngalangi panyawangku, aku mlongo. Lha piye, jebul meh kaya Amanda Manopo, bintang sinetron _Ikatan Cinta._ Jiblles Ora slewah.*
 🤷‍♀️ *_"Mangga, Pak ...."_ clathune sing gawe aku gragapan dheweke mesem.*
👴 *_"Aku tak sing ning ngarep ya, Mbak ?"_ jareku usul.*
🤷‍♀️ *_"Hehee ...."_ bocahe mung mlengeh karo ngulungake kunci kontak lan heleme.* 
👴 *_"Kakunge tindak ngendi Mbak, kok slirane ngojek dhewe ?"_ takonku ing sela-selane mesin sepeda montor sing ngleser ana dalan hotmix Tawangsari Ora maido montor anyar.* 

🤷‍♀️ *_"Napa, Pak ?"_* 
👴 *_"Garwane kerja ning ndalem ya,  Mbak ?"_ takonku setengah nylidhiki. Kok kaya intel, batinku, hehe ....*
🤷‍♀️ *_"Sampun boten gadhah, Pak ...."_*
👴 *_" Innalillahi, wis seda, ye ?"_*
🤷‍♀️ *_"Dirayah tiyang sanes ...."_ jawabe lirih karo ngguyu ning aku isih tengen.*
👴 *_"Astagfirullah ...."_*
🤷‍♀️ *_"Kersane, ta, Pak, kula trimah. Mbokbilih sampun lakon ...."_ bacute sajak legawa.*
👴 *_"Terus ....slirane karo putrane, ya ?"_*
🤷‍♀️ *_"Dereng gadhah, Pak ...."_ muni ngono sepeda motore nerak zebra cross nganti njondhil lan dheweke spontan ngrangkul bangkekanku.*
👴 *_"Sorry, Mbak, ora weruh, e. " jareku._*                                👌 *_Bocahe mung ngguyu. Ora krasa wis tekan ngarep ngomahku, Jln. Abadi, Nglegok._*

👴 *_"Tak aturi pinarak sik, Mbak, ayo dilebokne ngomah barange. "_*
🤷‍♀️ *_"Injih, Pak ...."_ muni ngono karo ngangkat kartonku. Banjur mlebu ana ruang tamu.*
👴 *_"Oh, iya. Asmane sapa, slirane ?"_*
🤷‍♀️ *_"Kula DINA, Pak ...."_*
👴 *_"Mbak DINA ngersakne unjukan adhem apa anget ?" pitakonku._*
🤷‍♀️ *_"Wadhuh, boten sisah, Pak ...."_*
👴 *_"Wis kadhung ki"_ jareku karo nggawa jus jeruk sing mentas tak jupuk saka kulkas. _"Ayo, diunjuk, "_*
🤷‍♀️ *_"Injih, Pak .... Ibuk tindak pundi, Pak ?"_ pitakone.*      
                                                
👴 *Aku unjal ambegan, sadurunge njawab bloko: _"Ibu wis kapundhut, wis meh nyewu, kok. Aku ya ijen. Anakku telu wis padha mentas, kabeh digawa bojone dhewe-dhewe. Hehee ...."_ guyuku sepa.*
🤷‍♀️ *_"Lajeng Bapak taksih ngasta ?"_*
👴 *_"Wis pensiun, 3 th kepungkur. Trus slirane yen ngojek ya 'siang-malam' ta, Mbak ?"_ aku nyoba ngalihne ukara.*
🤷‍♀️ *_"Boten. Namung siyang, Pak ...."_ ngakune.*
👴 *_"Iya Kuwi luwih prayoga, jalaran slirane ki nyuwun sewu, ayu. Jujur sakjane aku ora lila yen dadi tukang ojek senajan kuwi pegaweyan halal."_ bacutku.*
                                                                           🤷‍♀️ *_Dina dhingkluk lan katon rikuh._*
👴 *_" Wis terus pira ongkose mau ?"_ punggelku.*
🤷‍♀️ *_" Sakersa, kula dherek ...."_ jawabe.*                            👴 *_Aku ndudut lembaran abang saka dompet banjur tak lungne._*                               🤷‍♀️ *_"Wah, boten wonten wangsulipun, Pak ...."_ ucape Dina.*
👴 *_"Wis diasta wae, ora usah disusuki. Minangka simpatiku marang sliramu."_*
🤷‍♀️ *_"Nanging ...."_*
 👴 *_" Nanging, ora apa-apa, Mbak DINA ?"_*
🤷‍♀️ *_"Kula .... boten sekeca, Pak ...."_ guneme rikuh.*                             
👴 *_Aku  meksa tak kon nampani. DINA, makaping- kaping anggone ngucapake rasa syukur._* ***   
 
☝️ *_WIWIT kuwi DINA dadi langgananku. Malah kerep tak aturi mapag barang. Yen ora sambang putu, ya lungan njaban kutha._*
🤷‍♀️ *Sore kuwi udane kaya disok saka langit. Ngandeg anggonku arep lelungan. Kamangka DINA wis ana omahku, njemput: _"Lajeng kadospundi, Pak ? jawahe sajake deres. "_*
👴 *_"Ora apa-apa. Ning kene wae. Ora usah kesusu. Aku seneng yen ketemu sliramu. "_ jareku apa anane.*
🤷‍♀️ *DINA mung mlengeh: _"Umpama saiki slirane ora usah ngojek, piye ?"_ takonku sabanjure.*
🤷‍♀️ *_"Lho, sampun pedamelan kula, lho, Pak ...."_*                                         
👴 *_"Bener. Ning kaya-kaya aku ora lila yen slirane ngojek. Aku ...."_ suaraku kandheg ing gulu, _"Aku pengin slirane ana omahku kene ngganteni swargine ibune ...."_ bacutku jujur.*
                                                                       🤷‍♀️ *_DINA dhingkluk sawetara katon praupane semburat jambon. Banjur dhangak nyawang aku, katon rikuh banget malah kepara kisinan._*
👴 *_"Aja kok jawab saiki Din, iki dudu crita cekak sing ngayawara, utawa wacan instan, ning kasunyatan. Bab ati lan privacy ...."_ tembungku sareh.*
🤷‍♀️ *_"Injih, Pak .... kula nyuwun wekdal sawetawis njih ? Badhe nglaras manah rumiyin ...."_*                                                                 👴 *_"Ning aja suwi-suwi ya, jawabe ?"_*
🤷‍♀️ *_" Injih, Pak ...."_*
👴 *_"Nanging sabisa-bisa jawaben. Yen ora sarujuk, aku ora gela. Tenan, kok ,..."_*
🤷‍♀️ *_"Injih. Sembah nuwun njih, Pak, kula Badhe nyuwun pamit rumiyin ...."_ kandhane.*                                                  
🌨 *_Udane wis terang. Malah srengengene katon semburat. Wis keplorot ana langit kulon.  Ngacik wayah sore ...._* ***

👌 *_MEH setengah wulan suwene ora ana kabar saka DINA. Nalika tak hubungi hapene ora aktif. Aku ora gela. Pancene sing kleru aku, kok kaya kebo nantang pasangan, utawa sing pas kaya wong cebol nggayuh lintang. Utawa maneh, gaplek pringkilan .... wong wis tuwèk petakilan, batinku. Hahaaa ....!_*

🤝 *_Bubar sholat jama'ah saka langgare Kyai Zaenal Fanani, aku  nyandhak sepeda motor. Kangen putu. Wis sepasar iki ora ketemu, lucune putu kaya gawang- gawang ing mripatku. Honda Vario-150 tak gelak nyuwek bulak Jiwut sing sepi. Apa maneh wayahe wis bakda Ngisyak, mentas udan pisan, sadawane dalan katon samun. Tekan kidul makame BUNG KARNO, aku mandheg, arep tuku jajane putuku dhisik. Senengane 'Silver Quin' lan 'Oreo'. Durung nganti mlebu swalayan krasa hape sing ana kanthong jeans kedher ambal-ambalan. Banjur tak priksa, DINA !._*

🤷‍♀️ *_"Assalamu'alaikum, Bapak ...."_*
👴 *_"Wa'alaikum salam .... slirane ta Cah Ayu ?"_*
🤷‍♀️ *_" Injih, Pak  ..."_ swarane cemlengking. _'Nyuwun duka lho, Pak .... kula nembe matur samenika ...."_* 
👴 *_"Iya. Ora dadi apa, DIN. Aku wis krasa yen slirane ora sarujuk. Aku sing nyuwun pangapura ya, DIN ...."_ jareku apa anane.*
🤷‍♀️ *_"Lho.... lho .... kok Bapak dhawuh ngaten ?"_*
👴 *_"Lha piye, ta, Cah Ayu. Rak ya bener ta ?"_*
🤷‍♀️ *_"Boten leres !"_*
👴 *_"Lire piye ?"_*
🤷‍♀️ *_" Kula .... kula ...."_ durung tutug anggone tilpun kesusu hapene mati. Tak bel bola-bali ora kena.*

👴 *_"Mbak pulsa 50 ribu ke nomor ini !"_ uniku menyang kasire swalaya (Nomere DINA).*
🤷‍♀️ *_"Ngapunten Bpk nembe pulsanipun telas. Matur sembah nuwun transferipun pulsa he hee ...."_*
👴 *_"Iya, Cah Ayu .... terus piye bacute ...."_ takonku ora sabar.*
🤷‍♀️ *_'Kula .... kula .... dherek kersanipun Bapak ...."_ swarane karo nangis.*
👴 *_"Lho, ngapa kok nangis Cah Ayu ....?"_*                              
🤷‍♀️ *_"Kula .... kangen, Pak ...."_ jawabe. Jawaban sing ringkes. Kanggeku wis cukup sakabehe.*
                                                                    
💝 *_Kutha Blitar wis sepi. Putuku palinga wis babuk. Ning atiku wis ayem. Seneng banget. Nganti ora krasa aku rengeng-rengeng dhewe kaya wong edan: " Senajan kowe ngilang ra bisa tak sawang, nanging ning ati tansah kelingan ...."_ Heheee ....* 

👍🏻 *_Trus lamat-lamat aku krungu suworo, mbahkung... mbahkung... wungu mbah... Tibake putuku nggoyok² awakku._*

👴 *_Halaaahhhh, Tibak'e ngimpi to iki mau._* 😭😭😭🤣🤣🤣 *(CUTHEL).*

11 Maret 2021

Menjaga istrinya

*Untuk yang sudah menikah*

*بسم الله الرحمن الرحيم*

*Jangan Berhenti ber JIMA'*

وقال محمد بن زكريا من ترك الجماع مدة طويلة ضعفت قوى اعصابه واستد مجارها وتقلص ذكره 
قال ورأيت جماعة تركوه لنوع من التفشف فبردت أبدانهم وعسرت حركاتهم ووقعت عليهم كابة بلا سبب وقلت شهواتهم ومضمهم.. إنتهى...

Muhammad bin zakaria berkata: siapa meninggalkan jima' dalam waktu yang lama, otot-ototnya akan menjadi lemah, peredaran darahnya terhambat dan anunya (ATM=alat tusuk manual) menjadi susut (mengkered) 🤭🤭

Kemudian ia juga berkata: " Aku pernah melihat sekelompok orang meninggalkan berhubungan dengan alasan menghindari nafsu duniawi. Tidak lama kemudian ia merasakan demam, sulit bergerak, dilanda perasaan sedih dengan tanpa tahu penyebabnya, birahinya menjadi lemah dan pencernaannya tidak bisa berfungsi normal.

فتزوجوا وجامعوا تصحوا...

Menikah dan gauli, maka kalian akan sehat.

*RAHASIA JIMA'*

كان ابن عقيل الحنبلي رحمه الله تعالى يقول : 
كنت إذا ستغلقت على مسألة، دعوت زوجتي إلى الفراش,فإذا فرغت من أمرها قمت إلى قراطيس أصب العلم صبا. لأن الجماع يصفى الذهن ويقوى الفهم.

Al-Imam Ibnu 'Uqail Al-Hanbali berkata: "Ketika aku terkunci pada suatu permasalahan (ilmu), maka aku panggil istriku untuk berhubungan. Ketika aku selesai, maka aku ambil kertas dan ku tuangkan ilmu ke atasnya (mulai mengarang kitab)". Jima' dapat membersihkan pikiran dan menguatkan kepahaman.

 وكان الجنيد يقول : أحتاج الى الجماع كماأحتاج الى القوت. فالزوجة على التحقيق قوت وسبب لطهارة القلب. ولذلك أمر رسول الله كل من وقع نظره على إمرأة فتاقت اليها نفسه ان يجامع أهله.

Al-Imam Al-Junaid Al-Baghdadi berkata : "Aku butuh bersetubuh sebagaimana aku butuh makanan (untuk asupan badan), maka seorang istri tak ubahnya asupan badan dan menjadi sebab bersihnya hati". Oleh karena itu Rosulullah memerintahkan kepada setiap lelaki yg melihat perempuan yg membuat hati tertarik padanya, maka hendaknya menggauli istrinya.

 قال الفقهاء : وعلى الرجل ان يشبع إمراته جماعا او وطأ كما يشبعها قوتا.

Para Pakar Fiqih berkata: "Wajib bagi lelaki untuk memuaskan istrinya dlm hubungan biologis, sebagaimana mengenyangkannya dengan makanan".

: احياء علوم الدين   
  اسرار الجماع

*Catatan :*
Hal ini berlaku buat pasangan suami istri

*والله اعلم بالصواب*

*آلفكر امام مبارك*
مجلس التعليم والصلوات *الاخوان*

8 Maret 2021

contoh proposal program hafidz

*[Karantina Tahfidz Akhawat RAMADHAN]*
*Yayasan Rumah Indonesia Berkah*

🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋

*Yuk Ikut Karantina Tahfidz Akhawat di Kota !*
*(30 Hari: H-7 Ramadhan sampai H-7 Lebaran)*

🎓 Target Minimal Juz 30 / Al Baqarah tes 1 kali duduk
🗓️ Mulai  sampai

*[Fasilitas Bagi Peserta]*
🧕 Pembimbing 2 Hafidzah
🍱 Makan 3x sehari disediakan/ Sahur dan Berbuka
🍎 Buah dan Snack
📊 Dinding Mutabaah
🏠 Tempat Tinggal Selama Program 
Jl. 

*[Program]*
1. Target Hafalan 1 Hari 3 Halaman
2. Khataman Al Quran Berjamaah
3. Tahajud 1 Juz per Malam
4. Tarawih Ramadhan 1 Juz juga per Malam
5. Olah Raga Pagi
6. Materi Ramadhan
7. Kajian Riyadhus Shalihin

*[Syarat Peserta]*
🧕 Muslimah maks. 45 tahun
📣 Biaya 2 juta Rupiah, 30 Hari Sampai Selesai
📗 Bisa Baca Quran
✊ Benar-Benar Sehat dan Berkemauan Kuat Menghafal Quran
👧🏼 Boleh Bawa Anak (Anak Laki-Laki Maks. 8 Tahun)
📱 Pendaftaran Hubungi wa.me/
(WA ONLY a.n. )

sehat hanya dengan senyuman

*Ternyata olahraga teratur & jangka panjang hanya menempati peringkat kedelapan...*
*dari delapan kebiasaan manusia yang umur panjang, olahraga ternyata peringkat paling bawah...!!*

*Apa yang nomor 1..??*

Di antara *delapan kebiasaan umur panjang yang diakui di dunia,* konsep umum kita tentang pengobatan kesehatan yang baik
~ *olahraga*, berada di peringkat paling bawah...!  
Ini betul² tidak terduga, 
jadi apa kebiasaan umur panjang yang menempati urutan pertama...?

 *Peringkat Kebiasaan Umur Panjang*

 *Juara 8* : Rutin Olahraga 

 *Juara 7* : Makan ikan dua kali seminggu 

 *Juara 6* : Makan biji-bijian 3 kali seminggu 

 *Juara 5* : Minum cukup air setiap hari 

 *Juara 4* : 1 telur per hari 

 *Juara 3* : 80% makanan penuh gizi

 *Juara 2* : Pastikan tidur/istirahat yang cukup 

 *Juara 1* : *Jaga Mood Anda tetap selalu Bahagia*

Emosi berdampak besar pada kesehatan. 
Orang yang depresi dan sangat stres dalam waktu yang lama dapat dengan mudah menyebabkan gangguan endokrin dan membawa serangkaian risiko kesehatan.  

Orang yang berumur lebih dari seratus tahun pada dasarnya optimis, meskipun telah melalui perubahan-perubahan dalam hidup, mereka tetap tersenyum pada kehidupan.  
*Suasana hati yang bahagia dan ketenangan pikiran* adalah "obat yang baik"... *terbaik untuk pencegahan penyakit...!*

*"Hati yang gembira* *adalah obat yang paling bagus"*

*SALAM SEHAT*
*Nb: silahkan bagikan, smg bermanfaat* 

http://share.babe.news/al/UbxwYmpQvR
*No.1 adalah jangan lupa bahagia selalu aamiin 🙏🙏🙏🏼*

1 Maret 2021

Masluhah Aswadi

Innalillahi wainnailaihi rojiun..telah meninggal dunia Hj Masluha Aswadi di RSI surabaya hari rabu 20 januari 2021 jam 14.30 wib
Rencana dimakamkan di Desa Bolo 
Guru SMA ASSA'ADAH Bungah

Semoga Almarhummah husnul khotimah...Aamin

Kesabaran dan aksi guru panutan

Cara Imam Syafii Mengajarkan Murid Slow Learner

Sangat mengesankan pada apa yang ditulis oleh Imam Baihaqi dalam kitab Manaqib Imam Syafii, bagaimana cara Imam Syafii, sebagai guru mengajar salah satu muridnya yang sangat lamban dalam memahami pelajaran. Dia adalah Ar Rabi’ bin Sulaiman, murid paling slow learner. Berkali-kali diterangkan oleh sang guru Imam Syafii, tapi Robi’tak juga faham. Setelah menerangkan pelajaran, Imam Syafii bertanya,
“Rabi’ Sudah faham paham belum ?”
“Belum faham,”jawab Rabi’.
Dengan kesabaranya, sang guru mengulang lagi pelajaranya,lalu ditanya kembali,”sudah faham belum? Belum.
Berulang diterangkan sampai 39x Rabi’ tak juga paham.

Merasa mengecewakan gurunya dan juga malu, Rabi’ beringsut pelan-pelan keluar dari majelis ilmu. Selesai memberi pelajaran Imam Syafii mencari Robi’, melihat muridnya dia berkata,”Robi’ kemarilah, datanglah ke rumah saya !”.
Sebagai seorang guru, sang imam sangat memahami perasaan muridnya, maka beliau mengundangnya untuk belajar secara privat dan belajar mengajar sampai ia paham.
Sang Imam mengajarkan Rabi’ secara privat, dan ditanya kembali,”Sudah paham belum ?
Hasilnya? Rabi’ bin Sulaiman tidak juga paham.

Apakah Imam Asy-Syafi’i berputus asa?
Menghakimi Rabi’ bin Sulaiman sebagai murid bodoh? Sekali-kali tidak.
Beliau berkata,”Muridku, sebatas inilah kemampuanku mengajarimu. Jika kau masih belum paham juga, maka berdoalah kepada Allah agar berkenan mengucurkan ilmu-Nya untukmu. Saya hanya menyampaikan ilmu. Allah-lah yang memberikan ilmu. Andai ilmu yang aku ajarkan ini sesendok makanan, pastilah aku akan menyuapkannya kepadamu.”

Mengikuti nasihat gurunya, Rabi’ bin Sulaiman rajin sekali bermunajat berdoa kepada Allah dalam kekhusyukan. Ia juga membuktikan doa-doanya dengan kesungguhan dalam belajar. Keikhlasan, kesalehan, dan kesungguhan, inilah amalannya Rabi’ bin Sulaiman.

Tahukah kita? Rabi’ bin Sulaiman kemudian berkembang menjadi salah satu ulama besar Madzhab Syafi’i dan termasuk perawi hadis yang sangat kredibel dan terpercaya dalam periwayatannya. Sang slow learner bermetamorfosis menjadi seorang ulama besar.
Inilah buah dari kesabaran Imam Asy-Syafi’i dalam mengajar dan mendidik.

Adakah kita, para guru dan orangtua bisa meneladani kesabaran Imam Syafii dalam mengajar ?
Berapa kuat kita meyakini bahwa tidak ada anak dan murid yang bodoh?
Sudahkan kita, para guru dan orangtua mendoakan anak-anak dan murid didik kita agar difahamkan pelajaran ?

*copas Salimah

13 Februari 2021

Kelahiran Mahaguru NU

Jazakumullahu ahsanal Jaza'

14 Februari merupakan hari bersejarah bagi rakyat Indonesia, khususnya kalangan kaum pesantren dan Nahdliyin (sebutan warga NU). 

Mengapa demikian? 

Jawabnya sederhana. Pasalnya, tercatat dalam sejarah, tokoh sentral pendiri NU sekaligus pendiri Pesantren Tebuireng Jombang, Hadratusy Syekh Hasyim Asy’ari lahir pada 14 Februari 1871 M. 

Dengan kata lain, 148 tahun silam lahir sang inspirator sejati di kalangan santri dan anak negeri. 

Wal hasil, sebagai kaum muslimin Indonesia khususnya warga Nahdliyin, tidak patut larut dalam perayaan hari valentine. Karena di samping tidak ada manfaatnya bagi kita, justru dikhawatirkan menggerus keimanan dan ketakwaan. 

Sebaliknya, alangkah baiknya kita merayakan 14 Februari sebagai Harlah Hadratusy Syekh dengan ragam cara yang lebih inovati 

Mari kita sejenak mendoakan beliau sang hadratussyaikh mahaguru kita agar diberikan keberkahan dan kebarokahan ilmu dari beliau yang sudah memberikan sumbangsih bagi negara tercinta kita dalam lingkup kemerdekaan indonesia....Al-fatihah 

24 Januari 2021

sambiloto bercerita

Tulisan dari Dr. Nyoman Suci Widyastiti, dosen.dan dokter dari FK UNDIP Semarang.     

Cerita tentang sambiloto 

Akhirnya berdasar request dari teman2 yang telah merasakan khasiat sambiloto untuk penyembuhan maupun pencegahan COVID-19 dan supaya saya tidak selalu mengulang cerita yang sama berulang2 ke orang2 yang menanyakan, maka saya menepati janji saya ke mereka bahwa saya akan bercerita di facebook saja dan akan saya setting public 😊

Kisah awal mula mengenal sambiloto..
Berawal dari sekitar 10 tahun yang lalu, saya mengalami haid yang sangat banyak seperti orang yang keguguran, sedemikian parah, sehingga seringkali lemas nyaris pingsan. Atas saran teman alumni S3 Unair angkatan 2008 Agus Sulistyono Ucok, maka saya periksa ke dokter kandungan dan dilakukan kuret untuk diagnosis, hasilnya ialah hiperplasia endometrium. Banyak alternatif terapi untuk kelainan yang sering pada 4 F (kalau nggak salah Female, Forty, Fat, fertile) tapi saya memilih terapi natural dan menghubungi teman seangkatan FK Undip 89, alumni S2 herbal UI : Dr. Prapti Utami, MSi. Prapti Utami Seingat saya ada 3 kapsul herbal yang diberikan : kunir putih, pegagan dan sambiloto. Saya suka lupa2 minumnya, bolong2 seingetnya.
Hingga saat itu (sekitar 10 tahun yang lalu), ada wabah virus yang gejalanya merah-merah di kulit, gatal cekit2 dan jari-jari bengkak sehingga kalau pakai cincin sulit dilepas.
Saat itu saya bersamaan dengan haid yang sangat banyak, sehingga baru inget untuk minum kapsul herbal. Setelah minum 3 jenis kapsul herbal tsb, dalam jelang waktu setengah jam, tau2 seluruh badan gatal cekit2 luar biasa. Gatal2 cekit2 terutama di kulit yang merah2 (karena infeksi virus). Wah, cekit2 gatalnya luar biasa, gak tertahankan. Tetapi setelah gatal2 cekit2 reda, merah2 di kulit berkurang diameternya, semakin mengecil dan badan terasa nyaman.
Saya penasaran, dari 3 kapsul herbal tersebut, yang mana yang mempunyai efek terhadap lesi / merah2 di kulit tersebut, maka saya coba satu2 kunir putih, pegagan dan sambiloto. Ternyata jawabannya ialah... SAMBILOTO.
Maka saya minum sambiloto untuk mengatasi infeksi virus tersebut. Tentu saja, dengan perjuangan menahan rasa gatal2 dan cekit2 luar biasa setiap minum sambiloto. Tetapi.. dengan ajaib, infeksi virus / lesi merah2 di kulit dengan cepat reda dan menghilang. Saya minum sesuai dengan siklus obat anti virus, minum tiap 5 atau 6 jam. Asisten di rumah juga tertular infeksi virus tersebut dan saya beri sambiloto, dengan cepat sembuh.

Sejak saat itulah saya menyadari bahwa sambiloto mempunyai efek anti virus dan mulai saya sediakan di rumah. Setiap badan kerasa enggak enak, meriyang greges2, linu2, yang curiga infeksi virus atau influenza, saya dan keluarga minum sambiloto 2 kapsul dan biasanya flu reda atau tidak jadi flu. Jadi sudah sekitar 10 tahun, selalu ada stok sambiloto di rumah.

Kemudian pengalaman saya dalam menggunakan sambiloto untuk infeksi virus / penyakit lain dimulai ketika ada residen yang sakit flu tulang (chikungunya) yang parah. Saya beri sambiloto dan sembuh. Ada ortu residen yang sudah sembuh dari flu tulang bertahun2 yang lalu, tetapi masih linu2 di sendi tidak sembuh2 dengan berbagai terapi. Saya sarankan minum sambiloto, dan... hilang nyeri2nya, tidak kambuh2 lagi.
Kemudian analis lab di kantor, sudah menikah hampir 3 tahun, belum punya anak. Suaminya TNI, dinas di Papua dan terkena infeksi malaria yang sering kambuh2 parah. Akhirnya saat balik ke Semarang, dirawat di RST karena sakit parah, malaria dan hepatitis. Saya teringat jurnal / publikasi rekan2 di Unair, bahwa sambiloto merupakan terapi malaria, maka saya bawakan sambiloto ke RST dan Alhamdulillah suami analis saya berkenan minum sambiloto. Malaria sembuh dan hingga saat ini tidak kambuh2 lagi. Disusul kabar gembira, beberapa bulan kemudian analis lab saya hamil anak pertama. Anugrah setelah sang suami terbebas dari malaria dan hepatitis. Colek Rizky Dyas Afriyana.

Setelah itu saya pernah menggunakan sambiloto pada anak sy yang sakit cacar air, teman yang sakit DHF, kerabat yang sakut herpes, anak teman yang hepatitis dll. Intinya saya sarankan pada sakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Bagi saya itu bagian dari ikhtiar. Saya tidak menyarankan untuk meninggalkan obat medis yang diberi oleh dokter yang merawat. Saya hanya sampaikan, bila berkenan minum sambiloto, beri jarak paling tidak 1 jam dari obat medis... Alhamdulillah, yang minum sambiloto tersebut merasakan efek yang positif.

Saat era pandemi covid ini, saya juga mulai agak rajin lagi minum sambiloto. Sebagai suplemen daya tahan tubuh.
Sampai suatu hari saya mendapat kabar, sahabat saya, sesama dokter spesialis Patologi Klinik, diantar ambulans dirujuk dari RSUD ke RSUP Dr. Kariadi Semarang karena terinfeksi Covid. Beliau sudah pensiun, pernah pasang stent (ring) jantung, hipertensi dan profil lipid jelek. Panik lah saya. Saya sangat cemas dan takut kehilangan teman saya tersebut. Saat itu awal2 pandemi COVID. Belum banyak yang paham dan terapi saat itu juga masih meraba2 karena jenis virus baru. 
Saya nekad mengirim sambiloto. Titip ke perawat ruang isolasi. Saat itu ruang isolasi sangat ketat, petugas dengan hazmat lengkap, tertutup berlapis2 dan hanya masuk ruang isolasi pada jam2 tertentu. Alhamdulilah, bisa titip sambiloto ke perawat saat operan jaga dan.. alhamdulillah sahabat saya koq ya manut, menurut, minum sambiloto tersebut sesuai anjuran saya.
Saya deg2an setiap hari memantau kondisi sahabat saya, dan... alhamdulillah tidak ada gejala berat dan swab negatif dan boleh pulang. Bahagiaaa rasanya...

Sejak itulah saya menyarankan, dan membagikan sambiloto ke teman2 yang terpapar covid. Bagian dari ikhtiar pengobatan. Beberapa berkenan minum, sebagian tidak yakin dan tidak mau minum dan.. beberapa baru mau minum sambiloto setelah kehilangan keluarganya...

Berdasar testimoni teman2 yang minum sambiloto, yang covid positif tanpa gejala maka hasil swab evaluasinya cepat menjadi negatif. Bila ada gejala, maka gejalanya tidak berkembang menjadi parah dan kemudian perlahan gejala hilang dan sembuh. Ada dua testimoni bahwa ada pasien yang perlu plasma konvalesen, namun sebelum mendapat terapi plasma konvalesen minum sambiloto, kondisinya membaik dan batal mendapat terapi plasma konvalesen...
Ayo ayoo teman2 yang sudah minum sambiloto atau merekomendasikan sambiloto ke teman2nya silahkan komen testimoninya ya... Saling share pengalaman untuk informasi ke teman2 yang lain.
Colek Ahmad Zumaro Yekti Hediningsih Meniek Ifsha Minto Rahaju Tamti Susetyo Esti Handayani Muhammad Pratiknyo Yanti Omahmanten Souvenir Emi Hidayati Rosita Indriani Siti Khoiriyah Monika Wati Birhasani Kusasi Birhasani Kusasi Firdausy Ima Aviani Tritanti Venusia Muslimah Imus Peni Mamanya Pritania dll.

Oh ya, enggak lengkap dong, ceritanya kalau saya tidak cerita pengalaman / testimoni saya sendiri..

Akhir Desember 2020
Berawal dari suami dari salah satu teman sejawat (dokter) di tempat kami terkonfirmasi positif Covid. Maka dilakukan tracing ke teman saya dan keluarganya yang ternyata konfirm positif. Dilanjut tracing ke dokter2 yang lain dan juga residen yang selama ini kontak erat.
Hasi;nya mengejutkan
Dari 11 residen yang ditracing, 10 orang hasil swabnya positif covid !!!!
Saya sebagai KPS rasanya langsung lemes prepet2 rasanya kaget mau pingsan. Panik banget, memikirkan residen sedemikian banyak yang positif. Langsung saja koordinasi untuk isolasi mandiri. Yang rumah di Semarang dan rumah memungkinkan isolasi mandiri, maka isolasi mandiri di rumah, sebagian isolasi mandiri di Hotel Kesambi, sebagian (dengan koordinasi satgas COVID) isolasi mandiri di Diklat Srondol dan 1 orang langsung masuk IGD dan rawat inap oleh karena banyak komorbid (obese morbid, hipertensi, diabetes dan dislipidemia, kost sendirian).
Setelah beres urusan isolasi mandiri rombongan besar itu, barulah saya sadar, bahwa... selama ini residen bersepuluh itu selama ini 'mengerubuti' saya. Bahkan pada hari mereka diswab, seharian dari pagi sampai sore mereka bersama saya karena menyelesaikan hasil bone marrow aspiration, konsul di mikroskop multiokuler bareng2 (pakai masker, tapi di ruangan tertutup) dan diskusi sampai sore jam 17.00, oleh karena jelang cuti bersama tahun baru, hasil lab harus segera keluar. Dan.. keesokan paginya.. hasil lab residen2 tersebut... positif. Gubraag.
Semua mata tertuju ke saya. Residen pun was2 memikirkan saya. Daan ... saya langsung ditelpon petugas satgas COVID RS untuk besok pagi2 swab PCR. Deg2an.
Sambil menunggu jadwal swab, saya periksa rapid antigen di lab swasta. Hasilnya negatif. Ayem dan.. takjub.
Keesokan paginya swab PCR di IGD RSUP Dr. Hariadi. Hasil swab PCR pertama ... negatif. Hasil Swab kedua.. negatif.
Tentu heran dan takjub serta... bersyukur.
Saya sempat bercanda ke residen. Untung saya negatif, kalau saya positif, tentu semua orang berpikir dosennya nulari mahasiswa2nya. Nggak ada yang berpikir bahwa mahasiswa2nya lah yang rame2 menulari dosennya 😅.
Tadinya saya enggak 'ngeh' kenapa saya negatif.
Tetapi.. saat saya was2 menunggu hasil PCR, beberapa teman WA saya, testimoni bahwa mereka selama ini hasil swab negatif walaupun selalu kontak erat dengan pasien atau saudara yang positif. Bahkan ada yang tim analis lab yang bertugas swab dan PCR hasil swab rutin negatif, ada 2 yang positif dan yang 2 itu ialah yang tidak minum sambiloto. Colek Inge Kusumaningdiyah.
Salah satu residen saya bertemu pasca saya swab pertama. Hasil swab dia negatif, sedangkan sahabat yang stase bareng positif (karena mudik Natal). Residen yang negatif itu cerita bahwa dia minum sambiloto, sesuai anjuran saya. Alasannya sepele "saya takut koq, Dok. Saya punya asma, padahal stase di Labkesda yang tugas bantu swab dan ngerjakan PCR, jadi saya minum sambiloto seperti anjuran dokter". Lhaaa... ternyata dia negatif saat sahabatnya, teman makan bareng2 - positif. 
Anak2 saya malah mengejek saya... "ibu itu koq masih meragukan sambiloto padahal selalu anjurkan orang minum sambiloto'. He he...
Testimoni berlanjut dengan teman saya dan anaknya yang hasil rapid antigen dan swab PCR negatif padahal istrinya positif. Juga sopir saya dn anaknya yang rapid antigen negatif padahal istinya positif. Si istri2 itu tidak minum sambiloto, di saat suami dan anaknya minum sambiloto.
Istri2 itu kemudian minum sambiloto dosis pengobatan selama 4 atau 5 hari dan... pagi ini hasil rapid antigen negatif. Boss dari istri teman saya tidak percaya kalo bisa cepat negatif. Besok pagi dijadwalkan swab PCR, kita tunggu hasilnya ya, he he. Colek Agung Sugiharto

Kembali ke 11 residen saya yang positif covid. Mereka kemudian minum sambiloto. Saya tidak memaksa mereka minum sambiloto. Saya cuma sarankan minum sambiloto sebagai ikhtiar, dan kalau nggak mau ya gak apa2, karena saya malah jadi punya pembanding, bagaimana kesembuhan respon sambiloto pada kelompok yang minum sambiloto dibanding yang tidak minum sambiloto. Lhaaa... ternyata nggak ada residen yang enggak minum sambiloto. Mereka semua memilih minum sambiloto.
Dan... deg2an saat swab evaluasi pertama... hasil swab PCR.. negatif.
`Semua residen lega bahagiaaa. Termasuk yang dirawat di RS juga hasil swab evaluasi pertama langsung negatif.
Dan semua orang pada tanya2, apa rahasianya koq semua serentak langsung bisa negatif 😉🙂.

Bagi saya, minum sambiloto ialah bagian dari ikhtiar.
Dulu sempat ingin meneliti dan sudah sempat ke Lembaga Molekuler Eijkman untuk penjajagan riset karena untuk pembuktian efek anti virus harus kultur virus dan dipaparkan dengan sambiloto. Tapi perjalanan hidup saya telah mengalihkan saya dari bidang keilmuan imunologi ke hematologi sehingga ide tersebut pupus. Saat ini teknologi lebih canggih dan riset virus bisa dilakukan penelitian in silico.
Riset awal juga membuktikan khasiat sambiloto untuk penanganan COVID-19.. Silahkan googling : sambiloto (Andrographis panniculata) dan COVID-19 atau SARS-CoV-2.

Oh ya, tentu saja... minum sambiloto tidak berarti membuat kita mengabaikan penanganan yang paling utama dari COVID-19 : 5M
Menjaga jarak
Memakai masker
Mencuci tangan
Menghindari kerumunan
Mengurangi mobilisasi
Karena hal tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran virus dan membantu agar pandemi segera reda atau berakhir.

Semoga tulisan ini bermanfaat buat kita semua.
Terima kasih untuk para sahabat yang memotivasi dan mendorong saya untuk menuliskan cerita saya ini.

Semarang, 16 Januari 2021
Nyoman Suci Widyastiti

14 Januari 2021

Syah Ali jabir

7 hari naas tiap bulan Jawa

Mohon tidak melakukan:
Mulai bangun omoh
Mulai ngangu pakaian/kendaraan/barang baru
Awal bepergian
Pada tanggal di bawah ini
hindari juga tiap lima hari sebelum akhir bulan bisa tanggal 25 atau 24

Kalender Jawa
Suro
Sapar
Mulut
...
Besar

5 Januari 2021