19 April 2022

contoh profil rumah yatim

Contoh profil modern

Sekolah *Taruna YatIm Nusantara* akan memadukan ilmu pengetahuan sekolah umum dan pesantren dengan memadukan kurikulum Sekolah Taruna Nusantara di Magelang dengan Pondok Pesantren Modern Gontor. 

Adapun syarat-syarat untuk calon Taruna Yatim Nusantara iyalah. 
1. Beragama islam 
2. Anak yatim 
3. Lulusan SMP atau sederajat dengan nilai 70
4. Tinggi minimal 160 cm
5. Surat keterangan anak yatim dari desa setempat 
6. Surat keterangan sehat 
7. SKCK

Apapun biaya sekolah dan asrama akan diberikan secara cuma-cuma alias Gratis untuk semua penghuni yang dinyatakan lulus baik dari administrasi maupun test masuk

Rencananya setelah siswa/santri lulus dari sekolah Taruna Yatim Nusantara akan disalurkan ke sekolah-sekolah tinggi kedinasan, akmil, akpol ataupun perguruan tinggi di dalam negri dan diluar negeri 

Profil Istana Anak Yatim bisa di lihat disini : https://youtu.be/Lu-LT3GUO7w

Info lebih lanjut bisa menghubungi : 
*Yayasan Cita-cita Seribu Anak Yatim*
*Sekolah Taruna Yatim Nusantara (Istana anak Yatim)*
Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. https://g.co/kgs/kBFfjj




18 April 2022

Aiptu Jailani

Infaq, shodaqoh, Langgar Tengah MIFTAHUL HUDA Babakbawo Dukun Gresik Jawa Timur

*_Infaq untuk Ustadz & Ustadzah Guru Ngaji Langgar Tengah MIFTAHUL HUDA_*

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Kami mengajak seluruh muslim semua untuk bisa berpartisipasi dalam melakukan infaq.
Infaq bisa melalui Bendahara  atau melalui transfer ke.

*No Rek : 7038 25 9223*
BANK BSI *An. Abd. Rohman, Drs*
(mohon disertai catatan infaq,
Pembangunan Langgar, Dana Sosial, Dana Guru ngaji)

Semoga dengan Infaq, dibalas Alloh SWT berlipat ganda dan menjadi keberkahan pada harta dan keluarga, serta menjadi sebab kebaikan anak-anak kita semua menjadi Sholeh Sholehah 🤲🤲
Aamiiinn YRA

Konfirmasi
085102499767 Abd.Rahman

13 September 2021

Kritik untuk Ulama NU

*Salam Literasi*

*Kritikan Untuk Orang-orang NU*
Oleh: Gus Baha

 
NU itu terlalu banyak pengajian umum. Tradisi ngaji (kitab) mulai hilang. Itu lampu merah. Orang kaya suka ulama. Suka kiai. Tapi maunya ngatur ulama, tidak mau diatur ulama.

Saya ga mau ngaji yang ribet itu. Harus pasang panggung, sound system, yang penting bupati datang. Ribet.

Mereka habis 50 juta, 100 juta tidak masalah. Tapi sesuai mau mereka, yang datang jamaahnya banyak. Coba, kalo nuruti maunya kiai, ulama, ngajinya menganalisa kitab, uangnya buat mencetak naskah, pasti tidak mau.

Saya ingin kebesaran ulama itu kembali, yaitu bisa mengatur orang kaya. Bukan seperti sekarang, diatur orang kaya.

Banyak yang datang minta pengajian umun, bawa alphard, saya jawab kalo mau ngaji datang ke sini saja. Kalo kiai diatur-atur, kan ribet.

Bukan saya anti. Dan itu perlu. Tapi sudah over. Tapi tradisi ngaji yang sebenarnya, yang jadi standar NU, sudah mulai ditinggalkan.

Ditambah, kiai yang kedonyan, cinta dunia. Klop. Yang kaya, tahunya memuliakan kiai dengan uang, kiainya juga senang. Musibah. Terutama di Jawa Timur.

Saya keluar dari kantor PWNU Jawa Timur, langsung dikasih voucher umroh. Saya jawab, tidak, saya kiai Jawa Tengah.

Makanya saat saya diundang di Tebu Ireng, Pondok Syaikhona Kholil, Termas … Saya mau asal, disediakan naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Kholil, Syaikh Mahfudz Termas.

Ya, saya ngajinya kitab para pendiri pesantren itu. Bukan ngaji Gus Baha tapi ngaji Mbah Hasyim Asy’ari, dll.

Ini kan musibah. Selama ini dzurriyah, para cucu tidak peduli dengan naskah pendiri. Padahal ada ahli filologi, pengumpul naskah. Naskah masyayikh kita ada di luar negeri, cucunya ga punya.

Saya punya naskahnya Syaikh Mahfudz yang tidak ada di Termas. Saya dikasih Mbah Moen. Akhirnya, para cucu ngaji ke sini.

Coba, Sirojut Tholibin di cetak di mana-mana, termasuk Yaman. Namun, kita tahu nasibnya di Jampes.

Kiai-kiai NU itu sudah alim. Ngerti hukum secara tafsil, kok malah hobi bicara yang mujmal. Ini kan sudah mau pinter, di suruh goblok lagi.

Anda itu ngaji, sampai buka kamus, meneliti tiap kata, harusnya ngajarnya seperti itu. Agar tetap alim.

Ada kiai yang sehari manggung 3 kali. Padahal, pasti dia tidak paham problem dakwah di setiap tempat itu. Dia tidak tahu objeknya, tidak tahu obatnya. Pasti bicaranya standar, itu-itu saja, yang penting lucu dan menarik. Mana ada waktu untuk belajar lebih dalam?

Akhirnya ada orang ceramah ditambahi musik macam-macam. Karena dia tidak alim. Tidak terkontrol, yang penting menarik.

Akhirnya ya goblok beneran. Pondok NU juga ikut-ikutan tren. Bikin acara, ya pengajian umum. Yang datang banyak.

Masak, pondok NU mengundang Ustad/Kiai yg tidak jelas. Karena ikut tren tadi. Tidak tahu, keduanya itu kategorinya apa, detailnya mereka. Musibah lagi, warga NU membaca tulisan Gus Ulil, Nusron bahkan Abu Janda tapi tidak tahu naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari.

Saya hanya ingin, tradisi ilmiah di NU itu kembali. Kiai tidak boleh diatur orang kaya. Jika tidak, NU bisa habis (orang alimnya). Saya di NU ditugasi ini, bukan yang lain. Maka, saat saya di Lirboyo, saya bilang ‘Gus Kafa, saya lebih senang disambut 4 santri yang benar-benar niat ngaji, daripada banyak santri yang niatnya tidak jelas’. Kemudian, setiap kali saya ke Lirboyo, anak, mantu, cucu dikumpulkan dulu ngaji sama saya.

Jika, kita 5 tahun saja memulai. NU akan hebat. Jika bukan anak kita yang jadi alim, cucu kita akan jadi ulama. Itulah NU. NU itu harusnya melahirkan kiai – allamah, bukan kiai-mubaligh seperti sekarang. Dan saya melihat sudah lampu merah. Padahal di zaman kakek saya, bahasa Arab itu seperti bahasa Jawa. Saya punya tulisannya Mbah Hasyim Asy’ari yang surat-suratan dengan kakek saya dengan bahasa Arab.

Keilmuan, kealiman ini jangan habis. Dulu para pendiri, kakek kita, allamah, punya naskah. Jika kita terus begini, bisa habis. moga ini jadi catatan perhatian kita


3 September 2021

Sinta Nuriyah

_*Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun*_.
_Telah berpulang ke Rahmatullah *Ibu Hj Sinta Nuriyah*_, _(istri Alm Gus Dur). Pada hari ini, *Kamis 19 Agustus 2021 +/- Jam 11.30 WIB*_.
_Semoga Almarhumah menghadap Sang Khaliq dengan husnul khotimah dan mendapatkan tempat yang se baik- baiknya nya di sisi Allah SWT. Aamiin YRA_  _
*Al Fatihah*🤲_

Rizki dari pernikahan

*Pesan  Pak Kiai untuk Santrinya*

Santri : Pak Kiai, Bagaimana ini kog hidup saya semrawut ...?

Kiai : NIKAH ...!

Santri : Siap Kiai

*1 tahun kemudian, Si santri sowan sambil bawa istrinya*

Santri : Kok masih  semrawut kiai ??

Kiai : NIKAH Lagi !!

Santri : Siap Kiai .

*2 tahun kemudian sang santri sowan lagi dengan 2 istri dan 2 anaknya...*

Santri : mohon maaf Kiai, kok malah tambah semrawut ini ...?

Kiai : NIKAH Lagi !!

Santri : Siap Kiai, saya laksanakan.

*3 tahun kemudian sang santri sowan lagi dengan 3 istri dan 3 anaknya...*

Santri : Alhamdullilah Kiai, saya datang ke sini kembali dengan ISTRI 3 anak 3.
Sekarang Mobil saya sedan Mercy Kiai Alhamdulillah ...

Kiai : Lhoo.. kok bisa, bagaimana  cerita nya ...? _(Kiai nya heran)_

Santri : setelah nikah yang ke-3, keluarga semrawut parah, istri-istriku musyawarah  Bagaimana  Caranya bisa  maju, akhirnya istri bikin usaha sendiri-sendiri.
Ada yang usaha catering
Ada buka percetakan,dan toko pakaian Kiai , Alhamdulillah sekarang  saya dapat bangun rumah 3 dan 3 mobil untuk istri,masing2 ,dapat jatah 1 mobil dan 1 mobil  lagi untuk saya Sedan Mercy..

*Kiai manggut manggut sambil ketawa ...* 

Semoga bermanfaat dan bisa digunakan untuk inspirasi.

13 Agustus 2021

Tidur meniru nabi

Dari Al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau telah bersiap tidur, berwudhulah seperti wudhu untuk shalat. Kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan, lalu ucapkanlah:

ALLOHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIK, WA WAJJAHTU WAJHIYAILAIK, WA FAWWADH-TU AMRII ILAIK, WA ALJA’TU ZHOHRII ILAIK, ROGH-BATAN WA ROHBATAN ILAIK, LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLA ILAIK. AAMANTU BIKITAABIKALLADZI ANZALTA, WA BI NABIYYIKALLADZI ARSALTA.

Artinya:

‘Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku menghadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku menyandarkan punggungku kepada-Mu, karena senang (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut pada (siksaan-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus.’

Maka jika engkau mati pada malam ini, engkau mati dalam keadaan fitrah (tauhid, iman, dan Islam). Jadikan pula kalimat tersebut sebagai akhir perkataanmu.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 247, 6313 dan Muslim, no. 2710]

Faedah Hadits

Hendaklah setiap orang yang mau tidur melakukan adab-adab seperti yang disebutkan dalam hadits, yaitu: berwudhu seperti wudhu untuk shalat, berbaring di atas tubuh yang kanan, lalu membaca doa yang disebutkan.

Kita diperintahkan menyerahkan diri, menyerahkan segala urusan kita kepada Allah karena yang melindungi dan menyelamatkan kita hanyalah Allah.

Siapa yang menyandarkan segala urusannya kepada Allah, Allah akan beri kecukupan.

Manusia dalam beribadah hendaklah menghimpun raghbah (rasa harap) dan rahbah (rasa takut).

Kita diperintahkan untuk meyakini dan mengimani kitab dan membenarkan Rasul yang membawa kitab tersebut.

Membaca bacaan ini punya keutamaan, jika meninggal dunia dalam keadaan meyakini bacaan tersebut, maka akan mati di atas fitrah (tauhid, iman, dan Islam).

Hendaklah berpegang pada lafazh seperti yang disebutkan dalam hadits, itu lebih utama.

Dalam kelanjutan hadits ini, Al-Bara’ bin ‘Azib menyebutkan,

“Aku mengulangi bacaan tadi di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika sampai pada kalimat ‘AAMANTU BIKITAABIKALLADZI ANZALTA’, aku lanjutkan dengan ‘WA ROSUULIKA’.” Lalu Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan harusnya, “WA NABIYYIKALLADZI ARSALTA.” (HR. Bukhari, no. 247 dan Muslim, no. 2710). (Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal/Rumaysho)

Imam masjid

Gambaran umum sarat imam dalam sebuah masjid, bisa merujuk hal berikut

5 Agustus 2021

Rekening bank Akhirat

﷽ 

9 Rahasia REKENING GAIB sepanjang masa:

*1. Rekening yang pertama* belilah sarung atau mukena. Lalu sedekahkanlah di masjid yang ramai di sekitar kota Anda yang Anda tahu. Maka setiap kali orang memakai sarung atau mukena yang Anda sedekahkan ini, maka pahala orang yang sholat ini pun juga akan mengalir kepada Anda selama sarung dan mukena ini dipakai. 

*2. Rekening yang kedua*, berikanlah sumbangan kepada masjid yang sedang direnovasi atau dibangun. Nggak perlu harus besar, kecil pun tak masalah yang penting Anda menjadi bagian darinya. Bisa nyumbang biaya per meternya, atau beliin 1 kardus keramiknya, 1 sak semennya bahkan 1 keran pun tak jadi soal. Maka selama masjid ini berdiri dan dipakai untuk sholat, pahala pun akan terus mengalir untuk Anda. 

*3. Rekening yang ketiga,* belilah Al Quran. Lalu letakkan di masjid-masjid atau di rumah-rumah tahfidz. Hadiahkan Qur’an ini. Maka selama Qur’an ini terus dibaca, berharaplah setiap hurufnya akan menjadi pahala bagi Anda juga. 

*4. Rekening yang keempat*, bersedekahlah kepada sekolah atau madrasah yang mengajarkan Qur’an. Salah satu alasan kenapa saya mendirikan sebuah TPA dan TK adalah karena di dalamnya Qur’an diajarkan. Dan setiap kali Qur’an dihapalkan oleh anak-anak, hingga nanti dia dewasa 
menggunakannya dalam sholatnya, insyaallah, saya pun akan mendapatkan pahalanya. Karena terhitung sebagai pembuka jalan kebaikan. 

*5. Rekening yang kelima*, tanggunglah kehidupan seorang yatim. Jika Anda berani dan mampu maka tanggunglah kehidupan seorang yatim. Ini seperti membeli nyawa kedua. Mungkin kita akan lebih dulu tua dan meninggal. Maka saat itu terjadi, sementara anak yatim yang pernah kita asuh masih tumbuh. Seluruh amal kebaikannya pun akan menjadi wasilah bagi bertambahnya hitungan amal kita pula. Kalau belum punya cukup kemampuan, minimal bayarin SPP bulanannya di sekolah. 

*6. Rekening yang keenam*, tanggunglah makan seorang guru atau ustadz. Seorang guru yang mengajar setiap hari dengan ikhlas, mengajarkan kebaikan ke banyak anak sepanjang hidupnya. Jika kita ikut berbakti menanggung kehidupannya, maka kita pun akan memiliki rekening amal seperti yang guru tersebut punya. Karena kita adalah yang ikut membantu beliau untu terus mampu memperpanjang nafas dakwahnya. 

*7. Rekening yang ketujuh,* tanamlah sebuah pohon. Menanam pohon akan sangat bermanfaat. Apalagi jika pohon ini mampu hidup ratusan tahun. Selain membantu menyediakan oksigen, barang siapa yang berteduh di bawahnya pun akan terhitung menjadi catatan amal kebaikan kita. ini seperti memiliki pohon amal yang tiap saat bisa dipetik tanpa mengenal musiman. 

*8. Rekening yang kedelapan*, belilah kursi roda. Lalu sedekahkanlah ke klinik atau rumah sakit atau panti jompo. Maka setiap kali kursi roda ini termanfaatkan. Bisa Anda bisa bayangkan amalanamalan baik ini pun akan terus mengalir untuk Anda. 

*9. Rekening yang kesembilan*, yang paling murah diantara semuanya. Sebarkanlah tulisan ini jika Anda merasa bahwa ini bermanfaat. 
Maka apapun perbuatan baik yang akan lahir setelah orang membaca artikel ini, semoga itu pun menjadi catatan amal kebaikan Anda. Karena lewat membagikannya, Anda sudah menjadi pembuka jalan kebaikan dan menunjukkan jalan kebaikan kepada orang lain. Itulah bonus terakhir yang bisa saya berikan untuk Anda. Saya harap ilmunya benar-benar Woow untuk Anda semua dan yang lebih penting, ini semua bisa bekerja untuk Anda. tentu hanya jika Anda mau melakukannya dengan serius dan konsisten. Terima Kasih.. dan semoga bermanfaat. Salam dari saya untuk keluarga Anda di rumah..
*Takabbalallahu minna wa mingkum*

*Jika anda tergerak untuk mendapakan pertolongan Allah, maka lakukan lah*

┅┅══✿❀📚❀✿══┅┅


30 Juli 2021

29 Juli 2021

doa dikala sakit

Bacalah
Semangat membuat
lekas sembuh, pakai masker sering cuci tangan, Mkn putih telur ayam sehari 3 x, madu 1 sendok mkn 3 x sehari, jgn Malas makan, minum vit. Sehari 1x dan jgn takut. Krn takut cepat menurunkan imun.
Ini pengalaman suami krn suami saya ada penyakit bawaan ( bronkhitis ). 
Alhamdulillah 3 skrg sdh negatih berdasarkan hasil swab.
Semoga bermanfaat dan bisa digunakan sebagai obat.

3 Juli 2021

Athok illah,

28 Juni 2021 

إنا لله وإنا إليه راجعون 

Hari ini Sahabat kita Bapak H Athok Ilah Kabag TU Kanwil Kemenag Prov Jatim dipangil menghadap Allah swt. Manakala ada kesalahan mohon dimaafkan, kita doakan beliau husnul khotimah Aamiiiin 

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنان ولا تجعل قبره حفرة من حفر النيران امين الفاتحة