30 Desember 2020

Hasiat asmaul husnah

Jazakumullahu ahsanal Jaza'

 

1. Ar Rohman (الرَّحْمَنُ) artinya Maha Pengasih

Ar Rahman artinya Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai kasih sayang yang sangat luas, meliputi seluruh makhlukNya. Allah mengasihi seluruh makhlukNya dengan memberikan berbagai kenikmatan.

2. Ar Rohim (الرَّحِيمُ) artinya Maha Penyayang

Ar Rahim adalah nama bagi Dzat Allah dan juga merupakan salah satu sifatNya. Jika Ar Rahman adalah maha pengasih untuk semua makhluk, Ar Rahim adalah maha penyayang untuk hambaNya yang beriman.

3. Al Malik (الْمَلِكُ) artinya Maha Merajai

Al Malik artinya Allah Subhanahu wa Ta’ala berkuasa atas segala sesuatu baik dalam hal memerintah maupun melarang. Al Malik juga bermakna memiliki sesuatu. Segala sesuatu butuh kepada Allah sedangkan Allah tidak membutuhkan segala sesuatu.

4. Al Quddus (الْقُدُّوسُ) artinya Maha Suci

Al Quddus artinya Allah Maha Suci dari segala sesuatu yang bersifat kurang dan cacat. Al Quddus memiliki makna kesempurnaan , terpuji dengan segala kebaikan dan keutamaan.

5. As Salam (السَّلاَمُ) artinya Maha Memberi Kesejahteraan

As Salam artinya Allah Subhanahu wa Ta’ala terbebas dari kekurangan, cacat dan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan keagungan dan kesempurnaanNya. Dengan nama ini, orang yang berdzikir akan merasakan ketenangan dan rasa aman dalam hatinya.

6. Al Mukmin (الْمُؤْمِنُ) artinya Maha Memberi Keamanan

Al Mukmin artinya Allah adalah Dzat yang menjadi tempat pelarian dan perlindungan bagi orang yang merasa ketakutan sehingga mendapatkan keamanan. Nama Al Mukmin sangat baik untuk dijadikan sebagai dzikir orang yang sedang ketakutan, karena dengan menyebutnya sepenuh hati, Allah akan memberikan rasa aman dari segala bahaya.

7. Al Muhaimin (الْمُهَيْمِنُ) artinya Maha Pemelihara

Al Muhaimin artinya Allah adalah maha mengawasi dan menyaksikan seluruh makhlukNya, berkuasa atas mereka dengan penuh perhatian dan kekuasaan, memberi mereka rezeki dan kehidupan.

Khasiat atau keajaiban dari dzikir dengan menyebut nama Al Muhaimin, Allah akan memberi memelihara dirinya, urusan dan juga rezekinya.

8. Al Aziz (الْعَزِيزُ) artinya Maha Perkasa

Al Aziz artinya Allah adalah Dzat yang Maha Perkasa, yang tidak bisa dikalahkan oleh sesuatupun, Maha Kuat dan mengalahkan segala sesuatu.

Khasiat atau keajaiban dari dzikir dengan menyebut nama Al Aziz, Allah akan memberi kekuatan, kekuasaan dan wibawa di hadapan manusia.

9. Al Jabbar (الْجَبَّارُ) artinya Maha Kuasa

Al Jabbar artinya Allah berkuasa untuk memaksakan kehendakNya kepada hambaNya, berkuasa memerintah dan melarang sehingga makhluk hanya bisa sami’na wa atha’na. Al Jabbar juga bermakna kuat dan tahan sehingga tidak ada yang bisa berbuat buruk dan membahayakanNya.

10. Al Mutakabbir (الْمُتَكَبِّرُ) artinya Maha Besar

Al Mutakabbir artinya Allah adalah Dzat yang memiliki kesombongan dan kebesaran. Kesombongan adalah pakaian Allah yang tidak boleh dipakai oleh hambaNya.

11. Al Kholiq (الْخَالِقُ) artinya Maha Pencipta

Al Khaliq artinya Allah Maha Pencipta. Dialah yang menciptakan alam semesta dan seluruh makhlukNya. Baik malaikat, iblis, jin, manusia, hewan maupun tumbuhan, seluruhnya adalah ciptaan Allah.

12. Al Baari’ (الْبَارِئُ) artinya Maha Pembuat

Al Baari’ artinya Allah adalah Dzat yang membuat sesuatu dari ketiadaan. Dia menciptakan dan membentuk sesuai bentuk dan ukuran yang dikehendakiNya.

13. Al Mushowwir (الْمُصَوِّرُ) artinya Maha Membentuk Rupa

Al Mushawwir artinya yang menciptakan segala sesuatu dan membeda-bedakan mereka dengan bentuknya masing-masing sesuai kehendakNya.

14. Al Ghoffar (الْغَفَّارُ) artinya Maha Pengampun

Al Ghoffar berasal dari kata al ghafru yang berarti menutupi. Arti nama Allah ke-14 ini, Allah senang menutupi dosa hambaNya dan mengabaikan kesalahan-kesalahan mereka.

15. Al Qohhar (الْقَهَّارُ) artinya Maha Memaksa

Al Qohhar artinya Allah memiliki kekuasaan penuh dalam mengungguli dan memaksa orang yang kuat dan berkuasa. Semua yang diinginkan Allah pada hambaNya pasti terjadi.

16. Al Wahhab (الْوَهَّابُ) artinya Maha Pemberi Karunia

Al Wahhab artinya Allah maha pemberi karunia kepada hambanya. Tanpa diminta oleh makhluk dan tanpa meminta imbalan kepada makhluk. Nama ini sangat tepat diseru saat kita memohon ampunan maupun karunia dan kekuasaan.

17. Ar Rozzaq (الرَّزَّاقُ) artinya Maha Pemberi Rezeki

Al Rozzaq artinya Allah maha pemberi rezeki dan menyampaikannya kepada hamba-hambaNya. Dzikir dengan nama Allah ke-17 ini sangat tepat jika kita menginginkan dimudahkan dan dilancarkan rezeki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

18. Al Fattah (الْفَتَّاحُ) artinya Maha Pembuka Rahmat

Al Fattah artinya Allah membuka rezeki dan rahmat untuk hamba-hambaNya. Dia memudahkan jalan-jalan yang sulit baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Ketika berdoa meminta dibukakan rezeki atau meminta keputusan terbaik, sebutlah nama Al Fattah.

19. Al ‘Alim (الْعَلِيمُ) artinya Maha Mengetahui

Al Alim artinya Allah maha mengetahui segala sesuatu, baik sebelum atau sesudah sesuatu itu ada. Tiada sesuatu pun di langit dan di bumi yang tidak diketahui Allah.

20. Al Qoobidh (الْقَابِضُ) artinya Maha Menyempitkan

Al Qabidh artinya menahan dan tidak memberi rezeki atau sejenisnya kepada hambaNya. Juga mengandung makna mencabut nyawa ketika seorang hamba meninggal dunia.

21. Al Baasith (الْبَاسِطُ) artinya Maha Melapangkan

Kebalikan dari Al Qobidl, Al Basith artinya meluaskan dan melapangkan rezeki kepada hambaNya. Juga mengandung makna membentangkan nyawa kepada hamba sehingga mendapatkan kehidupan.

22. Al Khoofidh (الْخَافِضُ) artinya Maha Merendahkan

Al Khafidh artinya menurunkan kesombongan penguasa sehingga mereka menjadi rendah dan hina. Juga bermakna merendahkan orang-orang kafir dengan memasukkan mereka ke dalam neraka.

23. Ar Roofi’ (الرَّافِعُ) artinya Maha Meninggikan

Al Rafi’ artinya Allah meninggikan waliNya dan menolong mereka menghadapi musuh. Juga bermakna meninggikan derajat orang-orang yang dikehendakiNya sebelum mereka ditinggikan di surgaNya.

24. Al Mu’iz (الْمُعِزُّ) artinya Maha Memuliakan

Al Muiz artinya Allah maha memuliakan sehingga hamba tersebut menjadi benar-benar mulia. Tentu mereka adalah orang-orang yang beriman kepadaNya.

25. Al Mudzil (الْمُذِلُّ) artinya Maha Menghinakan

Al Mudzil artinya Allah maha mengginakan sehingga orang yang dihinakan tersebut menjadi benar-benar hina. Tentu mereka adalah orang-orang kafir dan orang-orang yang memusuhiNya.

26. As Sami’ (السَّمِيعُ) artinya Maha Mendengar

As Sami’ artinya Allah Maha Mendengar segala sesuatu, baik yang keras maupun yang pelan, baik yang terang-terangan maupun yang rahasia. Allah Maha Mendengar segala doa hambaNya dan mengabulkan doa yang sungguh-sungguh dan penuh harap kepadaNya.

27. Al Bashir (الْبَصِيرُ) artinya Maha Melihat

Al Bashir artinya Allah Maha Melihat dan Menyaksikan segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Tiada sesuatu pun baik dalam batu di perut bumi maupun di luar angkasa melainkan Allah melihatnya. Demikian pula seluruh amal perbuatan hamba dan isi hatinya.

28. Al Hakam (الْحَكَمُ) artinya Maha Menetapkan

Al Hakam artinya Allah menjadikan sesuatu rapi dan kuat. Al Hakam juga bisa berarti hakim yakni Allah memutuskan sesuatu di antara para hambaNya baik di dunia maupun di akhirat. Al Hakam juga berarti Allah yang menetapkan hukum dan tidak ada sesuatu pun yang bisa menyanggahnya.

29. Al ‘Adl (الْعَدْلُ) artinya Maha Adil

Al ‘Adl artinya Allah Maha Adil, hanya melakukan sesuatu yang pantas dan sudah seharusnya. Allah menghukumi dengan kebenaran dan tidak pernah berlaku zalim pada hambaNya.

30. Al Lathiif (اللَّطِيفُ) artinya Maha Lembut

Al Lathif artinya Allah sangat baik dan lembut perbuatanNya. Dia sangat lembut kepada hambaNya tanpa mereka ketahui serta meyediakan segala kebutuhan hamba meskipun mereka tidak menyadarinya.

31. Al Khobir (الْخَبِيرُ) artinya Maha Mengetahui Rahasia

Al Khabir artinya Allah maha mengetahui hal yang terjadi pada masa lalu dan masa yang akan datang. Mengetahui hakikat sesuatu sebelum terjadinya dan hakikat yang tersimpan dalam segala hal.

32. Al Halim (الْحَلِيمُ) artinya Maha Penyantun

Al Halim artinya tidak terburu-buru membalas meskipun berkuasa melakukannya. Al Halim juga berarti Allah tidak menahan rezeki atau buru-buru mengazab karena kemaksiatan dan kezaliman makhlukNya meskipun Dia berkuasa melakukan itu semua.

33. Al ‘Adhiim (الْعَظِيمُ) artinya Maha Agung

Al ‘Adhim artinya Allah Maha Agung. Tiada yang melebihi keagungan Allah baik dalam Dzat, wujud, ilmu, kekuasaan, pengaruh, kebijaksanaan maupun perintahNya.

34. Al Ghofur (الْغَفُورُ) artinya Maha Pengampun

Al Ghafur berasal dari kata Al Ghafru yang berarti menutupi. Menunjukkan Allah sangat sering mengampuni dan menutupi dosa hambaNya. Meminta ampunan kepada Allah, bisa disertai dengan menyebut asmaul husna ke-34 ini.

35. Asy Syakuur (الشَّكُورُ) artinya Maha Menghargai

Asy Syakur artinya Allah maha menghargai dan membalas kebaikan. Allah memuji hamba-hamba pilihanNya dan membalas setiap amal sekecil apa pun amal itu.

36. Al ‘Ali (الْعَلِىُّ) artinya Maha Tinggi

Nama Al Ali menunjukkan bahwa Allah memiliki derajat tertinggi. Ketinggian DzatNya tidak terjangkau oleh kemampuan manusia.

37. Al Kabir (الْكَبِيرُ) artinya Maha Besar

Nama Al Kabir menunjukkan bahwa Allah Maha Tinggi dan Maha Besar dalam Dzat, sifat dan perbuatannya. Sehingga sama sekali tidak menyerupai makhlukNya.

38. Al Hafidz (الْحَفِيظُ) artinya Maha Menjaga

Al Hafidz menunjukkan bahwa Allah sangat kuat menjaga yang ingin dijaga-Nya. Allah menjaga, melindungi dan memelihara sesuatu yang dikehendakiNya. Membaca nama Al Hafidz dan merenunginya akan mendatangkan penjagaan Allah.

39. Al Muqit (الْمُقِيتُ) artinya Maha Pemberi Kecukupan

Al Muqit artinya Allah maha memberi kecukupan dan menjamin rezeki hambaNya. Sebutlah nama Allah Al Muqit dalam doa saat menginginkan kecukupan, insya Allah Dia akan memberikan kecukupan.

40. Al Hasib (الْحَسِيبُ) artinya Maha Membuat Perhitungan

Al Hasib menunjukkan bahwa Allah akan mencukupi segala kebutuhan hambaNya. Juga menunjukkan Allah akan menghitung amal perbuatan manusia. Khasiat asmaul husna ke-40 ini, jika dibaca dan diamalkan, insya Allah akan diberi kecukupan perlindungan.

Baca juga: Waktu Sholat Dhuha

41. Al Jalil (الْجَلِيلُ) artinya Maha Mulia

Al Jalil menunjukkan Allah maha mulia dalam Dzat dan sifatNya. Sempurna dalam Dzat dan sifatNya.

42. Al Karim (الْكَرِيمُ) artinya Maha Pemurah

Al Karim artinya banyak memberi dan berbuat kebajikan tanpa diminta. Al Karim juga berarti memberi tanpa perhitungan, baik yang berhak maupun tidak berhak.

43. Ar Roqib (الرَّقِيبُ) artinya Maha Mengawasi

Ar Raqib artinya Allah maha mengawasi, tidak pernah lalai. Selalu ada dan tak pernah hilang. Selalu mengetahui tentang ciptaanNya.

44. Al Mujib (الْمُجِيبُ) artinya Maha Mengabulkan

Al Mujib artinya maha mengabulkan doa. Allah mengabulkan doa dan permohonan hambaNya. Tak ada doa yang diabaikanNya. Menyebut doa dengan Ya Mujib atau Ya Mujibas sa’ilin insya Allah memudahkan terkabulnya doa dan permohonan.

45. Al Waasi’ (الْوَاسِعُ) artinya Maha Luas

Al Wasi’ artinya maha luas yang kekuasaaNya tidak berbatas. Demikian pula kekuatan, kemampuan, dan kerajaanNya tidak terbatas.

46. Al Hakim (الْحَكِيمُ) artinya Maha Bijaksana

Al Hakim artinya maha bijaksana, sangat tepat dalam mengukur dan sangat baik dalam mengatur. Allah bersih dari segala perbuatan yang tidak sesuai dengan keagungan dan kesempurnaanNya.

47. Al Wadud (الْوَدُودُ) artinya Maha Pencinta

Al Wadud berasal dari kata Al Wud yang artinya cinta. Al Wadud artinya Allah mencintai hambaNya yang taat dengan cara memberi mereka nikmat dan kasih sayang.

48. Al Majid (الْمَجِيدُ) artinya Maha Mulia

Al Majid berasal dari kata Al Majdu yang berarti kemuliaan yang sempurna, keluasan dan kemurahan. Al Majid artinya Allah sangat luas kemuliaan, ketinggian dan kedudukanNya.

49. Al Ba’its (الْبَاعِثُ) artinya Maha Membangkitkan

Al Ba’its berasal dari kata Al Ba’tsu yang berarti menggugah dan membangunkan, mengutus dan menghidupkan manusia setelah kematian. Al Baits artinya Allah membangkitkan manusia setelah mereka mati untuk dihisab dan diberi balasan di akhirat.

Al Baits juga berarti Allah membangkitkan semangat hambaNya. Sehingga mengamalkan dzikir al baits bisa membangkitkan semangat.

50. Asy Syahid (الشَّهِيدُ) artinya Maha Menyaksikan

Asy Syahid artinya Allah mengawasi hambaNya, melihat perbuatan mereka, mendengar segala yang diucapkan. Tidak ada yang tersembunyi dariNya.

51. Al Haq (الْحَقُّ) artinya Maha Benar

Al Haq artinya Allah maha benar, keberadaanNya tidak bisa diingkari, harus diakui. Al haq juga berarti Allah ada tanpa permulaan hingga selamanya.

52. Al Wakil (الْوَكِيلُ) artinya Maha Memelihara

Al Wakil artinya Allah maha memelihara. Nama Allah ke-52 ini menunjukkan Dialah yang berkuasa sekehendakNya karena kesempurnaan ilmu dan kekuasaanNya.

53. Al Qowiy (الْقَوِىُّ) artinya Maha Kuat

Al Qowi artinya Allah maha kuat. Kekuatan dan kekuasaanNya sempurna sehingga tidak ada sesuatupun yang tidak bisa didapatkanNya.

54. Al Matin (الْمَتِينُ) artinya Maha Kokoh

Al Matin artinya Allah memiliki kekuatan yang besar, yang tidak akan melemah karena apa pun. Nama ini berasal dari kata al matanah yang artinya kuat, rapi, erat dan padatnya sesuatu. Seringkali Al Matin digandengkan dengan Al Qowi.

55. Al Waliy (الْوَلِىُّ) artinya Maha Melindungi

Al Waliy artinya Allah melakukan seluruh urusan makhluk dan menjamin menyelesaikan semuanya. Nama Allah ke-55 ini juga berarti Allah melindungi hamba-hambaNya yang taat.

56. Al Hamid (الْحَمِيدُ) artinya Maha Terpuji

Al Hamid artinya Allah berhak mendapatkan pujian dan pujaan karena memiliki Dzat yang sangat agung, sifat yang sempurna dan kekuasaan tiada tara.

57. Al Muhshi (الْمُحْصِى) artinya Maha Menghitung

Al Muhshi artinya Allah mengetahui segala sesuatu dengan segala gerak dan diamnya. Al Muhshi juga berarti Allah menghitung dan menulis perbuatan dan perkataan hambaNya.

58. Al Muhshi (الْمُحْصِى) artinya Maha Menghitung

Al Muhshi artinya Allah mengetahui segala sesuatu dengan segala gerak dan diamnya. Al Muhshi juga berarti Allah menghitung dan menulis perbuatan dan perkataan hambaNya.

59. Al Mubdi (الْمُبْدِئُ) artinya Maha Memulai

Al Mubdi artinya Allah maha memulai. Yakni memulai menciptakan makhluk dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada.

60. Al Mu’id (الْمُعِيدُ) artinya Maha Mengembalikan Kehidupan

Al Muid artinya Allah maha mengembalikan kehidupan. Yakni menghidupkan kembali makhluk yang setelah mereka mati dan binasa.

61. Al Muhyi (الْمُحْيِى) artinya Maha Menghidupkan

Al Muhyi artinya Allah maha menghidupkan. Nama Allah ke-61 ini menunjukkan Dialah yang memberikan kehidupan kepada makhlukNya dengan meniupkan ruh.

62. Al Mumit (الْمُمِيتُ) artinya Maha Mematikan

Al Mumit artinya Allah maha mematikan. Dia membuat makhluk mati setelah hidup dengan mengambil ruhnya.

63. Al Hayyu (الْحَىُّ) artinya Maha Hidup

Al Hayyu artinya Allah maha hidup. Nama Allah ke-63 ini menujukkan Allah memiliki kehidupan abadi, tidak berpermulaan dan senantiasa abadi.

64. Al Qoyyum (الْقَيُّومُ) artinya Maha Mandiri

Al Qayyum artinya Allah maha mandiri. Yakni sangat besar kepengurusanNya kepada makhlukNya.

65. Al Wajid (الْوَاجِدُ) artinya Maha Penemu

Al Wajid artinya Allah maha mengetahui dan menemukan. Allah menemukan siapa saja yang dicariNya. Tidak ada sesuatupun yang bisa menghalang-halangi.

66. Al Maajid (الْمَاجِدُ) artinya Maha Mulia

Al Maajid artinya Allah memiliki kemuliaan dan keluasan yang sempurna. Nama ini mirip dengan Al Majiid.

67. Al Waahid (الْوَاحِدُ) artinya Maha Esa

Al Wahid artinya Allah maha esa. Hanya satu, tiada duanya dan tidak ada yang menyerupaiNya.

68. Ash Shomad (الصَّمَدُ) artinya Maha Dibutuhkan

As Somad artinya Allah maha dibutuhkan. Dia dituju ketika makhluk membutuhkan sesuatu. Segala sesuatu butuh kepadaNya sedangkan Dia tidak butuh sesuatu apa pun.

69. Al Qoodir (الْقَادِرُ) artinya Maha Berkuasa

Al Qadir artinya Allah maha berkuasa. Dia memiliki kekuasaan penuh, tiada yang bisa menandingi dan mengalahkanNya.

70. Al Muqtadir (الْمُقْتَدِرُ) artinya Maha Berkuasa

Al Muqtadir adalah bentuk lain dari Al Qadir. Asmaul Husna ke-70 ini menunjukkan bahwa kekuasaan Allah tidak berpermulaan dan tidak akan berakhir.

71. Al Muqaddim (الْمُقَدِّمُ) artinya Maha Mendahulukan

Al Muqaddim artinya Allah mendahulukan siapa pun yang dikehendakiNya. Sehingga segala sesuatu tepat di urutannya. Termasuk mendahulukan satu kejadian atau perbuatan dari yang lainnya.

72. Al Muakhir (الْمُؤَخِّرُ) artinya Maha Mengakhirkan

Al Muakhir artinya Allah mengakhirkan siapa pun yang dikehendakiNya. Sehingga segala sesuatu tepat di urutannya. Termasuk mengakhirkan satu kejadian atau perbuatan dari yang lainnya.

73. Al Awwal (الأَوَّلُ) artinya Maha Awal

Al Awwal artinya Allah maha awal. Dia ada tanpa didahului oleh sesuatu, tidak ada sesuatupun yang lebih dulu ada dariNya.

74. Al Akhir (الآخِرُ) artinya Maha Akhir

Al Akhir artinya Allah maha akhir. Nama Allah ke-74 ini menunjukkan Dia kekal abadi selamanya, tidak ada akhirnya.

75. Adh Dhahir (الظَّاهِرُ) artinya Maha Nyata

Adh Dhahir yang merupakan nama Allah ke-75 ini maknanya Allah maha nyata. Tanda kekuasaan dan kebesaranNya demikian nyata terpampang di alam semesta.

76. Al Bathin (الْبَاطِنُ) artinya Maha Ghaib

Al Bathin artinya Allah maha ghaib. Dia tersembunyi dari penglihatan makhlukNya, tidak ada penglihatan yang bisa mencapaiNya.

77. Al Waaliy (الْوَالِى) artinya Maha Memerintah

Al Wali artinya Allah memiliki segala sesuatu dan berkuasa atas mereka termasuk memerintahkan apa saja. Apa yang diperintahkanNya harus dilakukan dan hukumNya harus ditegakkan.

78. Al Muta’ali (الْمُتَعَالِى) artinya Maha Tinggi

Al Muta’ali artinya Maha Tinggi. Dia paling sempurna dalam ketinggian dan terbeas dari kekurangan.

79. Al Barr (الْبَرُّ) artinya Maha Penderma

Al Barr artinya Allah selalu sayang dan melimpahkan kebaikan kepada hambaNya. Tidak ada satu makhluk pun yang luput dari kebaikan Allah.

80. At Tawwab (التَّوَّابُ) artinya Maha Pemberi Taubat

At Tawwab artinya Allah maha pemberi taubat. Asmaul Husna ke-80 ini menunjukkan bahwa Allah selalu menerima taubat hambaNya dan memaafkan kesalahan mereka.

81. Al Muntaqim (الْمُنْتَقِمُ) artinya Maha Penyiksa

Al Muntaqim artinya Allah akan menyiksa orang-orang yang durhaka kepadaNya. Al Muntaqim juga menunjukkan bahwa Allah menyiksa orang-orang kafir yang memusuhi RasulNya.

82. Al Afuw (الْعَفُوُّ) artinya Maha Pemaaf

Nama Allah ke-82 ini artinya Allah Maha Pemaaf. Dengan cara Dia menghapus catatan keburukan seorang hamba sehingga ia tidak dibalas dan disiksa.

83. Ar Rauf (الرَّءُوفُ) artinya Maha Pengasih

Ar Rauf artinya Allah Maha Pengasih. Allah sangat mengasihi hambaNya. Di dunia, ar Rauf mengasihi dengan memberi nikmat kepada seluruh ciptaanNya. Namun di akhirat, ar Rauf hanya mengasihi hambaNya yang beriman.

84. Malikal Mulki (مَالِكُ الْمُلْكِ) artinya Penguasa Alam Semesta

Malikal Mulki artinya Allah Penguasa alam semesta. KekuasaanNya meliputi langit dan bumi, sehingga seluruh kehendakNya akan terlaksana di alam semesta.

85. Dzul Jalali wal Ikram (ذُو الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ) artinya Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

Dzul Jalali wal Ikram artinya Allah Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan. Dia sempurna dalam Dzat, sifat, dan perbuatanNya serta selalu memberikan nikmat kepada hambaNya.

86. Al Muqsith (الْمُقْسِطُ) artinya Maha Adil

Al Muqsith artinya Allah Maha Adil dalam menghakimi. Allah menolong hamba yang terzalimi hingga mendapatkan haknya kembali.

87. Al Jami’ (الْجَامِعُ) artinya Maha Mengumpulkan

Al Jamir artinya Allah Maha mengumpulkan. Yakni mengumpulkan seluruh hambaNya di akhirat nanti. Mulai Nabi Adam hingga manusia terakhir.

88. Al Ghani (الْغَنِىُّ) artinya Maha Berkecukupan

Al Ghani artinya Allah Maha Berkecukupan. Dia cukup dengan DzatNya sehingga tidak membutuhkan yang lain. Berdoa dengan nama Allah ke-88 ini sangat tepat saat kita meminta kecukupan.

89. Al Mughni (الْمُغْنِى) artinya Maha Memberi Kekayaan

Al Mughni artinya Allah maha memberi kekayaan. Dia memberi kekayaan kepada siapapun yang dikehendakiNya dengan besaran tertentu sebagaimana dikehendakiNya.

90. Al Maani’ (الْمَانِعُ) artinya Maha Mencegah

Al Maani’ artinya Allah maha mencegah. Dia menahan dan mencegah bahaya dan musibah bagi orang-orang yang dikehendakiNya.

91. Adh Dharr (الضَّارُّ) artinya Maha Memberi Derita

Adh Dharr artinya Allah maha memberi derita bagi orang-orang yang durhaka kepadaNya. Penderitaan dan bahaya dari Allah tidak bisa dicegah oleh siapa pun.

92. An Nafi’ (النَّافِعُ) artinya Maha Memberi Manfaat

An Nafi’ artinya Allah maha memberi manfaat bagi orang-orang yang yang dikehendakiNya. Siapapun yang diberi manfaat oleh Allah, tidak ada satu mahkluk pun yang bisa menghalanginya.

93. An Nur (النُّورُ) artinya Maha Bercahaya

An Nur artinya Allah maha bercahaya. Dia terang dengan sendiriNya dan menerangi makhlukNya. An Nur juga berarti Dia yang menampakkan sesuatu yang dikehendakiNya.

94. Al Hadi (الْهَادِى) artinya Maha Memberi Petunjuk

Al Hadi artinya Allah memberi petunjuk ke dalam hati orang-orang yang beriman. Sehingga mereka yang dikehendakiNya mengetahui dan mengikuti kebenaran.

95. Al Badi’ (الْبَدِيعُ) artinya Maha Pencipta

Al Badi artinya Allah maha pencipta. Tidak ada sesuatupun yang bisa menyamai dan menandingiNya baik dalam Dzat,sifat maupun perbuatan.

96. Al Baqi (الْبَاقِى) artinya Maha Kekal

Al Baqi artinya Allah maha kekal. Dia tidak akan mati dan tidak akan binasa. Dia abadi selama-lamanya.

97. Al Warits (الْوَارِثُ) artinya Maha Pewaris

Al Warits artinya Allah maha pewaris. Yakni segala sesuatu adalah ciptaanNya dan akan kembali kepadaNya.

98. Ar Rasyid (الرَّشِيدُ) artinya Maha Menunjukkan

Ar Rasyid artinya Allah maha menunjukkan. Dia menunjukkan kepada hamba-hamba yang dikehendakiNya sehingga mereka beriman dan mengikuti petunjuk.

99. Ash Shabur (الصَّبُورُ) artinya Maha Sabar

Ash Shabur artinya Allah maha sabar. Dia tidak terpengaruh dengan terjadinya banyak kemaksiatan sehingga buru-buru menghukumnya. Allah justru menyimpan atau menahan hukumanNya untuk memberi kesempatan hambaNya bertaubat.

Keajaiban Asmaul Husna

Pada suatu hari ketika sedang berjalan, seorang ulama bernama Bisyr bin Al Harits menemukan sebuah kertas bertuliskan basmalah. Mendapati kertas yang di atasnya tertulis nama Allah itu, Bisyr bin Al Harits langsung mengambilnya. Kemudian ia membersihkannya dan mengolesinya dengan minyak wangi.

Malam harinya, Bisyr bermimpi seakan ada suara yang memanggilnya. “Wahai Bisyr,” demikian suara itu terdengar jelas. “Engkau telah menyelamatkan namaKu dari jalanan sehingga tidak diinjak-injak pejalan kaki, kemudian engkau juga memberikan minyak wangi. Sebagai balasannya, aku akan mengharumkan namamu di dunia dan di akhirat.”

Dan benar. Setelah mimpi itu, nama Bisyr bin Al Harits benar-benar harum. Ia dimuliakan orang-orang bahkan melebihi ulama lainnya di masanya. (Baca: Kisah Ajaib Asmaul Husna)

Setelah menuliskan kisah ini, Syaikh Musthafa Wahbah menegaskan: “Itulah kisah nyata yang terjadi pada seseorang yang memuliakan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala.” Beliau pun mengajak agar kita selalu membaca basmalah khususnya saat memulai kebaikan karena basmalah adalah kunci segala kebaikan.

Jika memuliakan satu nama Allah kejaiban itu dialami oleh Syaikh Bisyr bin Al Harits, patutlah kita memuliakan, merenungi dan mengamalkan nama Allah 99 asmaul husna. [Muchlisin BK/WebMuslimah]

 

17 Oktober 2020

Sejarah singkat Rasulullah Muhammad saw.

Happy Milad Yaa Rasululloh.....

jika anda rela membaca tentang artis berjam2 maka buktikan bahwa anda lbh cinta nabi muhammad saw dgn membaca tentang nabi muhammad saw.

*BIODATA RASULULLAH S.A.W*

🖌 *Nama* : _Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalibs bin Hashim_.

🖌 *Tarikh lahir :* _Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal_ bersamaan 20 April 571
Masehi (dikenali sebagai Tahun Gajah; karena peristiwa tentara bergajah
Abrahah yang menyerang kota Ka'bah)

🖌 *Tempat lahir* : Di rumah Abu Thalib, Makkah Al-Mukarramah.
🖌 *Nama bapak* : Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hashim.
🖌 *Nama ibu* : Aminah binti Wahab bin Abdu Manaf.
🖌 *Pengasuh pertama* : Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapak Rasulullah SAW).
🖌 *Ibu susu pertama* : Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab).
🖌 *Ibu susu kedua* : Halimah binti Abu Zuaib As-Sa'diah (lebih dikenali Halimah As-Sa'diah, suaminya bernama Abu Kabsyah).

*USIA 5 TAHUN*

💓 _Peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW yang dilakukan oleh dua malaikat_ untuk mengeluarkan bahagian syaitan yang wujud di dalam hatinya.

*USIA 6 TAHUN*

💓 _Ibunya Aminah binti Wahab ditimpa sakit dan meninggal dunia_ di Al-Abwa '
(sebuah kampung yang terletak di antara Makkah dan Madinah, baginda dipelihara oleh Ummu Aiman (hamba perempuan bapak Rasulullah SAW)
dan dibiayai oleh datuknya Abdul Muththalib.

*USIA 8 TAHUN*

💓 _Datuknya, Abdul Muththalib pula meninggal dunia_.
Baginda dipelihara pula oleh bapak saudaranya, Abu Thalib.

*USIA 9 TAHUN* (Setengah riwayat mengatakan pada usia 12 tahun).

💓Bersama bapak saudaranya, Abu Thalib bermusafir ke Syam atas urusan
perniagaan.

💓Di kota Busra, negeri Syam, seorang pendeta Nasrani bernama Bahira
(Buhaira) telah bertemu ketua-ketua rombongan untuk menceritakan tentang
pengutusan seorang nabi di kalangan bangsa Arab yang akan lahir pada masa
itu.

*USIA 20 TAHUN*

💓Terlibat dalam peperangan Fijar. Ibnu Hisyam di dalam kitab 'Sirah', jilid1, halaman 184-187 menyatakan pada ketika itu usia Muhammad SAW ialah
14 atau 15 tahun. Baginda menyertai peperangan itu beberapa hari dan
berperanan mengumpulkan anak-anak panah sahaja.

💓Menyaksikan ' perjanjian Al-Fudhul ' ; perjanjian damai untuk memberi
pertolongan kepada orang yang didzalimi di Makkah.

*USIA 25 TAHUN*

💓Bermusafir kali kedua ke Syam atas urusan perniagaan barangan Khadijah
binti Khuwailid Al-Asadiyah.

💓Perjalanan ke Syam ditemani oleh Maisarah; lelaki suruhan Khadijah.

💓Baginda SAW bersama-sama Abu Thalib dan beberapa orang bapak saudaranya yang lain pergi berjumpa Amru bin Asad (bapak saudara Khadijah) untuk meminang Khadijah yang berusia 40 tahun ketika itu.

💓Mas kawin baginda kepada Khadijah adalah sebanyak 500 dirham.

*USIA 35 TAHUN*

💓Banjir besar melanda Makkah dan meruntuhkan dinding Ka'bah.

💓Pembinaan semula Ka'bah dilakukan oleh pembesar-pembesar dan penduduk
Makkah.

💓Rasulullah SAW diberi kemuliaan untuk meletakkan 'Hajarul-Aswad' ke
tempat asal dan sekaligus meredakan pertelingkahan berhubung perletakan
batu tersebut.

*USIA 40 TAHUN*

💓Menerima wahyu di gua Hira' sebagai pelantikan menjadi Nabi dan Rasul akhir zaman.

*USIA 53 TAHUN*

💓Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq.

💓Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal / 24 September 622M.

*USIA 63 TAHUN*

💓Kewafatan Rasulullah SAW di Madinah Al-Munawwarah pada hari Isnin, 12 Rabiulawal tahun 11Hijrah / 8 Juni 632 Masehi.

*ISTERI-ISTERI RASULULLAH SAW*

💚 Khadijah Binti Khuwailid.
💚 Saudah Binti Zam'ah.
💚 Aisyah Binti Abu Bakar (anak Sayyidina Abu Bakar).
💚 Hafsah binti 'Umar (anak Sayyidina 'Umar bin Al-Khattab).
💚 Ummi Habibah Binti Abu Sufyan.
💚 Hindun Binti Umaiyah (digelar Ummi Salamah).
💚 Zainab Binti Jahsy.
💚 Maimunah Binti Harith.
💚 Safiyah Binti Huyai bin Akhtab.
💚 Zainab Binti Khuzaimah (digelar 'Ummu Al-Masakin', Ibu Orang Miskin).

*ANAK-ANAK RASULULLAH SAW*

1.💜 Qasim
2.💜 Abdullah
3.💜 Ibrahim
4.💜 Zainab
5.💜 Ruqaiyah
6.💜 Ummi Kalthum
7.💜 Fatimah Al-Zahra'

*ANAK TIRI RASULULLAH SAW*

💙 Halah bin Hind bin Habbasy bin Zurarah at-Tamimi (anak kepada Sayyidatina Khadijah bersama Hind bin Habbasy. Ketika berkahwin

dengan Rasulullah, Khadijah adalah seorang janda).

*SAUDARA SESUSU RASULULLAH SAW*

*_IBU SUSUAN/SAUDARA SUSUAN_*
1. Thuwaibah → Hamzah
2. Abu Salamah → Abdullah bin Abdul Asad

*_SAUDARA SUSUAN_*
1. Halimah Al-Saidiyyah → Abu Sufyan bin Harith bin Abdul Muthallib
2. Abdullah bin Harith bin Abdul ' Uzza
3. Syaima ' binti Harith bin Abdul ' Uzza
4. 'Aisyah binti Harith bin abdul ' Uzza

*BAPAK DAN IBU SAUDARA RASULULLAH SAW*
( _ANAK-ANAK KEPADA ABDUL MUTHTHALIB_)

1. Al-Harith
2. Muqawwam
3. Zubair
4. Hamzah *
5. Al-Abbas *
6. Abu Talib
7. Abu Lahab (nama asalnya Abdul Uzza)
8. Abdul Ka'bah
9. Hijl
10. Dhirar
11. Umaimah
12. Al-Bidha (Ummu Hakim)
13. Atiqah ##
14. Arwa ##
15. Umaimah
16. Barrah
17. Safiyah (ibu kepada Zubair Al-Awwam) *

* masuk Islam.
## Ulama berselisih pendapat tentang Islamnya.

*Sabda Rasulullah SAW:*
_"Sesiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sesungguhnya dia telah mencintai aku_
_Dan sesiapa yang mencintai aku niscaya dia bersama-samaku di dalam syurga"_
(Riwayat Al-Sajary daripada Anas )

اللهم صلى وسلم على سيدنا محمد وعلى آله واصحابه وسلم

Nabi Muhammad SAW - Manusia agung

*KENALI NABI MUHAMMAD S.A.W. SECARA LAHIRIAH*

💓Begitu indahnya sifat fizikal
Baginda, sehinggakan seorang ulama Yahudi yang pada pertama kalinya bertemu muka dengan Baginda lantas melafazkan keislaman dan mengaku akan kebenaran apa yang disampaikan oleh Baginda.

_Di antara kata-kata apresiasi para sahabat ialah:_

💞 Aku belum pernah melihat lelaki yang segagah Rasulullah saw..

💞 Aku melihat cahaya dari lidahnya.

💞 Seandainya kamu melihat Baginda, seolah-olah kamu melihat matahari
terbit.

💞 Rasulullah jauh lebih cantik dari sinaran bulan.

💞 Rasulullah umpama matahari yang bersinar.

💞 Aku belum pernah melihat lelaki setampan Rasulullah.

💞 Apabila Rasulullah berasa gembira, wajahnya bercahaya spt bulan purnama.

💞 Kali pertama memandangnya sudah pasti akan terpesona.

💞 Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat.

💞 Wajahnya seperti bulan purnama.

💞 Dahi baginda luas, raut kening tebal, terpisah di tengahnya.

💞 Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa marah.

💞 Mata baginda hitam dengan bulu mata yang panjang.

💞 Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli di bahagian sudut.

💞 Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali pertama kali melihatnya.

💞 Mulut baginda sederhana luas dan cantik.

💞 Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan.

💞 Apabila berkata-kata, cahaya kelihatan memancar dari giginya.

💞Janggutnya penuh dan tebal menawan.

💞 Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca.

💞 Warna lehernya putih seperti perak, sangat indah.

💞 Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.

💞 Rambutnya sedikit ikal.

💞 Rambutnya tebal kdg-kdg menyentuh pangkal telinga dan kdg-kdg mencecah
bahu tapi disisir rapi.

💞 Rambutnya terbelah di tengah.

💞 Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur
dari dada ke pusat.

💞 Dadanya bidang dan selaras dgn perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih drpd biasa.

💞 Seimbang antara kedua bahunya.

💞 Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya, jarinya juga besar
dan tersusun dgn cantik.

💞 Tapak tangannya bagaikan sutera yang lembut.

💞 Perut betisnya tidak lembut tetapi cantik.

💞 Kakinya berisi, tapak kakinya terlalu licin sehingga tidak melekat air.

💞 Terlalu sedikit daging di bahagian tumit kakinya.

💞 Warna kulitnya tidak putih spt kapur atau coklat tapi campuran coklat dan
putih.

💞 Warna putihnya lebih banyak.

💞 Warna kulit baginda putih kemerah-merahan.

💞 Warna kulitnya putih tapi sehat.

💞 Kulitnya putih lagi bercahaya.

💞 Binaan badannya sempurna, tulang-temulangnya besar dan kokoh.

💞 Badannya tidak gemuk.

💞 Badannya tidak tinggi dan tidak pula rendah, kecil tapi berukuran sederhana lagi gagah.

💞 Perutnya tidak buncit.

💞 Badannya cenderung kepada tinggi, semasa berada di kalangan org ramai
baginda kelihatan lebih tinggi drpd mereka.

*KESIMPULANNYA* :
Nabi Muhammad sa.w adalah manusia agung yang ideal dan sebaik-baik contoh
sepanjang zaman.

Baginda adalah semulia-mulia insan di dunia.





KH. DR. ROBBAH MA'SUM DUKUN GRESIK INDONESIA

Telah berpulang ke rahmatuaah romo KH Robbach Ma"sum Shofyan P. Ponpes Iyaul Ulum  mantan Bupati Gresik 
إِنّا لِله وَإِنّا إِلَيْهِ رَاِجِعُوْن.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَس وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثاَنَا. اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى اْلِإسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلِإيْمَانِ.
اَللَّهُمَّ لَاتََحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَُضِلَّنَا بَعْدَهُ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
آمِِيْن يَا رَبَّ العَالَمِينَ

له الفاتحة...
بِسْمِ اللهِ الرَّحمنِ الرَّحِيْم
۞ الحَمدُ لِلّه رَبِّ العَالَمِين ۞ الرَّحمَنِ الرَّحِِيم ۞ مالِكِ يَوْمِ الدِين ۞ إيّاكَ نَعبُدُ وَ إيّاكَ نَستعِين ۞ اهدِنَا الصِّرَاط المُستَقِيم ۞ صِرَاطَ الَذِينَ أنعَمتَ عَليْهِمَ، غَيْرِ المَغضُوبِ عَليْهِم وَلَا الضَّالِّين ۞ آمِين
0851 02499 767

28 Agustus 2020

udun

Penyebab
1. Kebersihan
2. Makanan telur dan banyak manis2
3. Pikiran
4. Penyakit dalam

asyura

Hikmah dan Amalan di hari Asyura Sabtu nanti malam bln muharrom ada 12: sholat, puasa, silatur rohmi, shodaqoh, mandi, celak'an, sowan para alim, membesuk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, memperluas tali persaudaraan,mayoran memotong kuku, membaca surat ikhlas 1.000 x.

حاشية إعانة الطالبين - (ج 2 / ص 301)

وقد عدها بعضهم اثنتي عشرة خصلة، وهي: الصلاة، والصوم، وصلة الرحم، والصدقة والاغتسال، والاكتحال، وزيارة عالم، وعيادة مريض، ومسح رأس اليتيم، والتوسعة على العيال، وتقليم الاظفار، وقراءة سورة الاخلاص - ألف مرة -. ونظمها بعضهم فقال:

في يوم عاشوراء عشر تتصل * * بها اثنتان ولها فضل نقل صم، صل، صل، زر عالما، عد، واكتحل * * رأس اليتيم امسح، تصدق واغتسل وسع على العيال، قلم ظفرا * * وسورة الاخلاص قل ألفا تصل


حاشية إعانة الطالبين - (ج 2 / ص 302)

(فائدة) عن أبي هريرة رضي الله عنه، قال: قال رسول الله (ص): إن الله عزوجل افترض على بين إسرائيل صوم يوم في السنة، وهو يوم عاشوراء، - وهو اليوم العاشر من المحرم - فصوموه ووسعوا على عيالكم فيه، فإنه من وسع فيه على عياله وأهله من ماله وسع الله عليه سائر سنته فصوموه، فإنه اليوم الذي تاب الله فيه على آدم فأصبح صفيا، ورفع فيه إدريس مكانا عليا، وأخرج نوحا من السفينة ونجى إبراهيم من النار، وأنزل الله فيه التوراة على موسى، وأخرج فيه يوسف من السجن، ورد فيه على يعقوب بصره، وفيه كشف الضر عن أيوب، وفيه أخرج يونس من بطن الحوت، وفيه فلق البحر لبني إسرائيل، وفيه غفر لداود ذنبه، وفيه أعطى الله الملك لسليمان، وفي هذا اليوم غفر لمحمد (ص) ما تقدم من ذنبه وما تأخر، وهو أول يوم خلق الله فيه الدنيا. وأول يوم نزل فيه المطر من السماء يوم عاشوراء، وأول رحمة نزلت إلى الارض يوم عاشوراء. فمن صام يوم عاشوراء فكأنما صام الدهر كله، وهو صوم الانبياء. ومن أحيا ليلة عاشوراء بالعبادة فكأنما عبد الله تعالى مثل عبادة أهل السموات السبع. ومن صلى فيه أربع ركعات يقرأ في كل ركعة الحمد لله مرة، وقل هو الله أحد، إحدى وخمسين مرة، غفر الله له ذنوب خمسين عاما. ومن سقى في يوم عاشوراء شربة ماء سقاه الله يوم العطش الاكبر كأسا لم يظمأ بعدها أبدا، وكأنما لم يعص الله طرفة عين. ومن تصدق فيه بصدقة فكأنما لم يرد سائل قط. ومن اغتسل وتطهر يوم عاشوراء لم يمرض في سنته إلا مرض الموت. ومن مسح فيه على رأس يتيم أو أحسن إليه فكأنما أحسن إلى أيتام ولد آدم كلهم. ومن عاد مريضا في يوم عاشوراء فكأنما عاد مرضى أولاد آدم كلهم. وهو اليوم الذي خلق الله فيه العرش، واللوح، والقلم. وهو اليوم الذي خلق الله فيه جبريل، ورفع فيه عيسى. وهو اليوم الذي تقوم فيه الساعة

19 Agustus 2020

keutamaan Muharram

PUASA DI BULAN MUHARAM

أَفْضَلُ الصِّيامِ، بَعْدَ رَمَضانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ، وأَفْضَلُ الصَّلاةِ، بَعْدَ الفَرِيضَةِ، صَلاةُ اللَّيْلِ.

الراوي : أبو هريرة | المحدث : مسلم | المصدر : صحيح مسلم
الصفحة أو الرقم: 1163 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح


Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram
HR. Muslim 1163

Kandungan Hadis

1. Hari ini masuk  tahun baru 1 Muharram 1442 Hijriah. Biasanya Muslim melakukan introspeksi dan evaluasi diri di momen pergantian tahun, meskipun introspeksi dan evaluasi sebaiknya dilakukan setiap hari.

Di dalam agama Islam ada yang disebut dengan istilah bulan-bulan haram, yakni bulan-bulan mulia yang memang dimuliakan oleh Allah SWT dalam wahyu-Nya. Muharam  adalah salah satu bulan dari empat bulan yang dimuliakan dimana di dalamnya di sunahkan untuk diisi dengan amal shaleh, terutama puasa sunnah, boleh puasa Daud, atau puasa Senin-Kamis, Puasa ayamul bidh, dan paling tidak diushakan jangan ketinggalan puasa ‘Asyura.

2. Pada bulan Muharam ada satu hari yang disebut hari ‘Asyura, kedudukannya sangat agung. Ada keutamaan yang sangat besar. Diagungkan kemuliaannya  dan menjadikan dosa yang terbuat serta amal ibadah yang dilaksanakan menjadi lebih besar ganjaran dosa dan pahalanya." (Tafsir al-Thabari 14/238)

3. Hari ‘Asyura menghapus semua dosa-dosa  dan kesaalahan satu tahun yang lalu. Rasulullah SAW  bersabda: 


صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ 
الراوي : أبو قتادة | المحدث : الألباني | المصدر : صحيح الجامع
الصفحة أو الرقم: 3853 | خلاصة حكم المحدث : صحيح


Puasa ‘Asyura aku memohon kepada Allah SWT agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.


5. Nabi sangat bersemangat untuk berpuasa pada hari itu. Ibnu Abbas berkata: 


مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا الْيَوْمَ: يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ 

الراوي : عبدالله بن عباس | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري
الصفحة أو الرقم: 2006 | خلاصة حكم المحدث :صحيح


Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari ‘Asyura dan puasa bulan Ramadhan.
HR. Bukhari : 2006

4. Hari ‘Asyura  adalah hari dimana Allah SWT menyelamatkan Bani Israel. Dari Ibnu Abbas berkata: 


أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَوَجَدَ الْيَهُودَ صِيَامًا يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي تَصُومُونَهُ فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ أَنْجَى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَقَوْمَهُ وَغَرَّقَ فِرْعَوْنَ وَقَوْمَهُ فَصَامَهُ مُوسَى شُكْرًا فَنَحْنُ نَصُومُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ


18 Agustus 2020

udun

Mengobati sebelum besar/ sebelum 3 hari
Parut bawang putih dan bubuhkan insyaallah sembuh.

awal akhir tahun

Semangat di bulan agustus 2020 dan
Puasa sunnah di bulan Muharrom.


1. Puasa akhir tahun Hijriyah. Hari Rabu tg 19 Agustus= 29 Dzul  Hijjah. Sebelum maghrib membaca doa akhir tahun dan setelah maghrib membaca doa awal tahun.
2. Puasa tahun baru H/ awal tahun: Kamis Tg 20 Agustus = 1 Muharrom.
Puasa akhir dan awal tahun hijriyah, diampuni dosanya 50 th.
3. Puasa Tasu'a'  hari Jumat tg  28 Agustus = 9 Muharrom. Malamnya membaca doa 'asyuro'. Diawali dg baca HASBUNALLOHU WA NI'MAL WAKIIL 450x
4. Puasa 'Asyuro' hari Sabtu tg 29 Agustus = 10 Muharrom. Shodaqoh pd yatim n dhu'afa' sama pahalanya dg shodaqoh pd seluruh ummatnya Nabi Muhammad. Mengusap kepala anak yatim dg penuh kasih sayang.  Ini hari valentinnya ummat Islam.


وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ.

“… Dan puasa di hari ‘Asyura’ saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu.” (HR Muslim no. 1162/2746).

13 Agustus 2020

Teka teki Corona

SIAPAKAH ORANG YANG PALING MUNGKIN TERPAPAR COVID-19 ??
ENTAHLAH.., HANYA ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI.

Kalau Memang kebersihan bisa mencegah corona..
Mungkin Italia tdk 135.000 orang, karna Italia termasuk Negara terbersih di Eropa.

Kalau Memang panas bisa membunuh corona..
Mungkin Iran tdk akan 67.000 orang, karna iran negara gurun yg panas.

Kalau memang kehati-hatian bisa mencegah corona..
Mugkin pangeran Charles & beberapa keluarga kerajaan tdk akan terpapar covid-19, karna hidupnya paling hati2 & terjaga.

Dan . . . .
Kalau memang org yang cuek & sembrono pola hidupnya pasti kena corona, mungkin para pengamen jalanan, kuli² kasar & para pedagang pasar tradisional sudah pada tersungkur semua.

KENAPA DEMIKIAN..? 

Mungkin jawabannya Karna hidup ini tdk harus selalu sejalan dgn teori, teknologi & akal manusia..

Sudah banyak tenaga medis yg terpapar dgn virus Covid-19..
Apakah mereka tdk menggunakan APD dgn Benar?
Atau apakah mereka tdk hati2 dlm menjalankan profesinya?

Belum tentu juga demikian.

Lalu...apakah orang yg kelihatan sudah sedemikian dekat dgn Tuhannya dijamin tidak akan terkena Corona?

Tidak juga demikian, karna sudah ada beberapa para Hamba Allah yg terjangkit virus ini bahkan meninggal.

Diperhadapkan pada situasi seperti ini...

Allah Swt seakan-akan hendak berbicara kepada Kesombongan kita Manusia...
Bahwa kita tanpa Tuhan memang hanyalah tumpukan bangkai yg bernafas..

Oleh karna itu jika Allah Berkehendak.....
Logika & Teknologi manusia tak akan mampu melawannya..

Siapa yg sakit?
Bumi ini atau manusianya?
Tiba-tiba..
Disney kehabisan magicnya..
Paris kehilangan romantisnya..
New York kota hingar binar akhirnya sunyi sepi...
Tembok Cina tak lagi menjadi benteng yg kokoh, dan
Mekkah yang tiap tahunnya berdesak2an mendadak kosong..

Tiba-tiba kita menyadari bahwa kekuatan, kecantikan & uang tidak berharga ketika kita tidak bisa mendapatkan ventilator yg kita butuhkan.

Bumi tetap melanjutkan hidupnya & langit masih biru dan makin cantik, sedangkan kita manusia ada didalam sangkar.

Saya pikir Allah mengirimkan pesan buat kita :
"Hai orang sombong! Kalian tdk diperlukan.., Udara, tanah, air & langit tanpa kalian baik2 saja. Ketika kalian keluar dari sangkar nanti ingatlah bahwa kalian adalah tamuKU Bukan tuanKU. dan janganlah kau rusak lagi BUMI yg sdh diciptakan secara Sempurna oleh KU"

Walaupun hanya sebuah kutipan mungkin bisa jadi bahan renungan kita bersama

Jangan lupa Bersyukur...
dan Berdoa

KADANG KITA BERCANDA, TAPI ALLAH SWT SERIUS

Jelang pergantian tahun (kita bercanda) maunya cari kalender yang banyak tanggal merahnya...
Allah kabulkan sekarang..

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

"Gak usahlah bersusah kerja di luaran, cukup dari rumah saja"
Allah dengarkan dan kabulkan ekspektasi kita...

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Kita berdebat bagaimana mengurai kemacetan Dijalan raya, Allah berikan solusi sekarang...

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Kita ramaikan isu pemanasan global, bagaimana mendinginkan bumi
Allah berikan jawaban sekarang...

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui...
Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang...

Segala puji bagi Allah, Penggenggam kuasa seru sekalian alam...

Semoga kita semua dapat, memaknainya, segera bertobat dan kembali pada Allah SWT. 🙏

#SemogaMenjadiRenunganBersama

Sumber: wa mgmp Pai Gresik

11 Agustus 2020

doa bangun tidur

*🍃 FAIDAH DOA BANGUN DARI TIDUR 🍃*

🌺 Sahabat, sudah kita tahu & hafal bersama untaian kalimat doa yang biasa kita baca ketika bangun dari tidur kita, yaitu:

*اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ*

_🌻"Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan (bangun) kami setelah mematikan (tidur) kami dan kepadaNya kelak kami dibangkitkan"🌻_
📚(HR. Al-Bukhori)

🌺 faidah atau kandungan yang bisa kita ambil

1️⃣  Pengakuan dan wujud rasa syukur karena Alloh masih memberi kesempatan untuk kembali berbekal amal shalih dan memperbaiki diri hari ini.

2️⃣ Mengevaluasi & menyemangati diri dengan ragam amal kebaikan dan menjauhi dosa maksiat sebab kita tahu bahwa semua akan diminta pertanggungjawaban. Kelak saat seluruh manusia dibangkitkan di akhirat nanti.


*Semoga bermanfaat, wallohu a'lam bishshowab.*

31 Juli 2020

KH Hasyim Wahid atau Gus Im

 KH Hasyim Wahid atau Gus Im, Adik Bungsu Gus Dur

KH Hasyim Wahid (Gus Im) 
KH Hasyim Wahid atau Gus Im (Dok. istimewa)
Jakarta - 
KH Hasyim Wahid (Gus Im) telah berpulang ke rahmatullah. Gus Im.

Gus Im lahir di Jakarta pada 30 Oktober 1953. Dia merupakan putra bungsu dari KH Wahid Hasyim. Dengan kata lain, Gus Im adalah cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asyari.

Gus Im adalah adik dari Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Aisyah Hamid Baidlowi, Salahudin Wahid (Gus Solah), Umar Wahid (Gus Umar), dan Lily Chodijah Wahid.


Pengurus LTN PBNU (2010-15) sekaligus Wali Santri Pondok Tebuiring, Mahrus Ali, pernah menulis di kolom detikcom, Gus Im pernah menempuh kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Dia juga pernah sebentar saja berkuliah di Fakultas Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Fakultas Psikologi UI.

Di dunia politik, Gus Im pernah menjadi anggota pengurus PDI Perjuangan (1998-2000), pernah pula menjadi Penasihat Gerakan Pemuda PKB.

Saat Gus Dur menjabat sebagai Presiden (1999-2001), Gus Im mengemban amanat sebagai konsultan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Dilansir dari situs Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), BPPN adalah badan yang dibentuk untuk menyehatkan perbankan dan mengelola aset di bawah pengampunan BPPN. Lembaga ini dibubarkan pada 27 Februari 2004 di masa Presiden Megawati Soekarnoputri.


Pada 1 Agustus 2020, pukul 04.18 WIB tadi, Gus Im wafat. Dia dikenang sebagai teladan dari anak-anak muda NU.

"Sosok genius dan tokoh pergerakan anak-anak muda NU," kata keponakan Gus Im, Irfan Asy'ari Sudirman Wahid (Ipang Wahid), lewat akun Twitternya, Sabtu (1/8/2020).


16 Juli 2020

5 kali setelah jumatan

إلهي لست للفردوس أهلا * * ولا أقوى على نار الجحيم
 فهب لي توبة، واغفر ذنوبي * * فإنك غافر الذنب العظيم

عن سيدي عبد الوهاب الشعراني - نفعنا الله به - أن من واظب على قراءة هذين البيتين في كل يوم جمعة، توفاه الله على الإسلام من غير شك.
 ونقل عن بعضهم أنها تقرأ خمس مرات بعد الجمعة 
[البكري الدمياطي، إعانة الطالبين ١٠٦/٢]
Mugi² saget istiqomah ngamalke 🤲

10 Juli 2020

KH. HASAN ABDULLAH SAHAL

*KH. HASAN ABDULLAH SAHAL*
*(Pimpinan Pondok Gontor)*

"Kalau mau punya anak bermental kuat, orangtua-nya harus lebih kuat, punya anak itu jangan hanya sekedar sholeh tapi juga bermanfaat untuk umat, orangtua harus berjuang lebih ikhlas.. ikhlas.. ikhlas".

Anak-anak mu di pondok pesantren gak akan mati karena kelaparan, gak akan bodoh karena gak ikut les ini dan itu, gak akan terbelakang karena gak pegang "gadget". Insya Allah Anakmu akan dijaga langsung oleh Allah karena sebagaimana janji Allah yang akan menjaga Alqur'an..yakin.. yakin..dan harus yakin.

Lebih baik kamu menangis karena berpisah SEMENTARA dengan anakmu untuk menuntut ilmu agama, dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo.." (kalau sudah tua menangis karean anak2 kamu lalai thdp urusan akhirat....kebanyakan memikirkan urusan dunia, berebut harta, pamer rupa wajah...lupa surga)

“Jadi wali santri itu harus punya 5 sifat dan sikap, yaitu T.I.T.I.P."

1.Tega
Harus tega… harus tega… harus tega… harus percaya kalau di pesantren anakmu itu dididik bukan dibuang. Harus tega, karena pesantren adalah medan pendidikan dan perjuangan…

2.Ikhlas
Harus ikhlas…harus sadar kalau anakmu itu tidak akan dibiarkan terlantar… harus ikhlas anakmu dididik, dilatih, ditempa, diurus, ditugaskan, disuruh hafalan, dan sebagainya… kalau merasa anakmu dibuat nda senyaman hidup dirumah… ambil anakmu serkarang juga..!

3.Tawakkal
Setelah itu serahkan sama Allah. Berdoalah! Karena pesantren bukan tukang sulap, yang bisa merubah begitu saja santri-santrinya… maka berdoalah…

4.Ikhtiar
Dana dan do'a. Ini adalah kewajiban. Amanat.

5.Percaya
Percayalah bahwa anak kalian ini dibina, betul-betul DIBINA. Apa yang mereka dapatkan disini adalah bentuk pembinaan. Jadi kalau melihat anak-anakmu diperlakukan bagaimanapun, percayalah itu adalah bentuk pembinaan. Itu adalah pendidikan.

Jadi, jangan SALAH PAHAM !
Jangan SALAH SIKAP !
Jangan SALAH PERSEPSI !

Mereka itu beribadah dengan menuntut ilmu
Mereka selalu diajarkan untuk mendoakan ibu-bapaknya.
Mereka pergi untuk kembali.
Bertemulah jarang-jarang agar CINTA makin berkembang.

4 Juli 2020

K.Darat

*MONGGO PESAN KITAB2 KARYA KH SHOLEH DARAT*

Alhamdulillah, sy telah mengumpulkan 15 kitab karya Mbah Sholeh Darat (Syaikh Muhammad Sholeh bin Umar As-Samarany: 1820-1903 M).

1. Majmu' Syariah al-Kafiyat lil Awam (280 hlm)
2. Tarjamah Sabilul Abid ala Jauharotut Tauhid (400 hlm)
3. Kitab Munjiyat, Methik Saking Ihya Ulumiddin (196 hlm)
4. Matan Al-HIkam (152 hlm)
5. Lathoifut Thoharoh wa Asrorus Sholat (96 hlm)

6. Tafsir Faidhur Rohman (574 hlm)
7. Minhajul Atqiya fi Syarhi Ma'rifatil Adzkiya (516 hlm)
8. Almursyidul Wajiz fi Ilmil Qur'anil Aziz (126 hlm)
9. Syarah Burdah (368 hlm)
10. Manasik Haji wal Umroh wa Adabu Ziyaroti Rosulillah (64 hlm)

11. Kitab Pasolatan (54 hlm)
12. Hidayatur Rohman qismul awal min Faidhur Rohman (260 hlm)
13. Syarah Al-Barzanji (116 hlm)
14. Haqiqotut Tajwid (20 hlm)
15. Alfiyyatut Tauhid (88 hlm)

Nomor 1-5 masih dicetak oleh PT Karya Toha Putra Semarang Selatan
Nomor 7-15 Cetakan lawas tahun 1880-an sampai 1935 oleh penerbit Singapura, Mesir maupun Bombay. Bisa sy foto copy untuk Anda.

Sekedar info, Mbah Sholeh Darat adalah gurunya KH Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, RA Kartini, KH Munawir Krapyak Yogya, KH Kholil Harun Rembang, KH Dalhar Watucongol Magelang, KH Abdul Hamid Kendal, Habib Yahya (kakeknya Habib Luthfi), dll.

*Tambahan:*
Menyediakan juga  Buku penelitian sejarah:

1. KH Sholeh Darat dan Dinamika Politik di Nusantara abad XIX-XX karya Taufiq Hakim mahasiswa UGM. 
2. KH Muhammad Sholeh Darat AsSamaroni; Maha Guru Ulama Nusantara karya Amirul Ulum alumni Ponpes Al Anwar Sarang Rembang.
3. Kartini Nyantri, buku yg mengupas sejarah peristiwa R.A Kartini mengaji Tafsir Al Qur'an kepada KH Sholeh Darat.

4. Manasik Haji dan Umroh terjemahan Indonesia dari kitab asli KH Sholeh Darat. Diterbitkan oleh Elsa&KOPISODA.

5. _Tafsir Jawa, Eksploitasi Nalar Sufi hasil penelitian doktoral KH Abdul Mustaqim , dosen UIN Sunan Kalijaga atas kitab Faidhur Rohman. 

6. Sejarah Kasultanan Demak Bintoro. Hasil penelitian LP2M UIN Walisongo dgn Takmir Masjid Agung Demak.

Bagi peminat, sila hubungi Sektretaris Komunitas Kyai Sholeh Darat *(KOPISODA)* Mohammad Ichwan di nomor 082211126622.

1 Juli 2020

huruf lam

Tulis hari Kamis tanggal 14 bulan hijriah terutama kamis 14 Ramdhan 
Tameng segalanya
Tulis sebanyak 23 kali